Wall Street variatif akibat jatuhnya saham Apple

Jum'at, 25 Januari 2013 - 08:56 WIB
Wall Street variatif...
Wall Street variatif akibat jatuhnya saham Apple
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat ditutup variatif. Indeks Standar & Poor's 500 gagal bertahan di atas level 1.500 dipicu jatuhnya saham Apple dalam empat tahun terakhir.

Saham Apple Inc (AAPL.O) terkoreksi 12,4 persen ke level USD450,5 setelah mencatat penurunan pendapatan, akibat penjualan IPhone jauh dari ekspektasi. Penurunan tajam tersebut mengikis sekitar USD60 miliar kapitalisasi pasar Apple menjadi kurang dari USD423 miliar

"Pasar telah memberi sinyal bahwa pergerakan Bursa tidak akan didorong oleh saham Apple," kata Direktur O'Neil Securities Ken Polcari, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (25/1/2013).

Sementara, pergerakan Bursa juga didorong membaiknya data klaim tunjangan pengangguran di Amerika Serikat (AS) memberikan sinyal kuat terhadap pertumbuhan ekonomi di AS.

Pada saat yang sama, manufaktur di China mengalami pertumbuhan tercepat selama dua tahun terakhir dan harapan pertumbuhan di Jerman mendorong pemulihan ekonomi di wilayah Eropa.

Pada penutupan perdagangan kamis waktu setempat, The Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 46 poin atau 0,33 persen ke 13.825,33, indeks The S&P 500 (SPX) naik tipis hanya 0,01 poin menjadi 1.494,82, dan indeks The Nasdaq Composite (IXIC) turun 23,29 poin atau 0,74 persen menjadi 3.130,38.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
9 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
9 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
10 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
10 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
10 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
11 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved