'Jaga inflasi', pesan SBY kepada Menkeu
Senin, 28 Januari 2013 - 22:22 WIB
'Jaga inflasi', pesan SBY kepada Menkeu
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo menuturkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan kepadanya untuk menjaga agar angka inflasi tetap rendah.
"Presiden pesankan pengendalian inflasi. Kondisi ekonomi di 2012 masih cukup baik," ucap Agus usai mengikuti Rapat Kerja Pemerintah di JCC, Jakarta, Senin (28/1/2013).
Agus menambahkan, Presiden berpesan seperti itu karena inflasi memang patut diwaspadai. Tidak terjaganya inflasi dapat menurunkan daya beli dan menurunkan tingakt kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kita dibiarkan pesan bahwa inflasi salah satu indikator yang paling berpotensi memberatkan masyarakat, karena daya beli masyarakat semakin turun kalau inflasi tinggi," kata dia.
Saat ini, jelas Agus, ada beberapa hal yang berpotensi mendorong inflasi seperti kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan musim hujan yang meningkatkan harga bahan-bahan kebutuhan pokok.
"Listrik akan naik 15 persen berdampak ke inflasi, iklim musim hujan juga bisa mempengaruhi inflasi kalau terjadi banjir dan kesulitan transportasi dan logistik," tukasnya.
Karena itu, Menkeu berjanji akan terus menjaga agar inflasi tidak sampai melambung. Pada tahun 2012 lalu, pihaknya berhasil menekan laju inflasi di angka 4,3 persen. Tahun ini, angka infalsi akan ditekan lebih rendah lagi. "Ke depan terus jaga inflasi dan 4,3 persen di 2012 bagus," pungkas Agus.
"Presiden pesankan pengendalian inflasi. Kondisi ekonomi di 2012 masih cukup baik," ucap Agus usai mengikuti Rapat Kerja Pemerintah di JCC, Jakarta, Senin (28/1/2013).
Agus menambahkan, Presiden berpesan seperti itu karena inflasi memang patut diwaspadai. Tidak terjaganya inflasi dapat menurunkan daya beli dan menurunkan tingakt kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kita dibiarkan pesan bahwa inflasi salah satu indikator yang paling berpotensi memberatkan masyarakat, karena daya beli masyarakat semakin turun kalau inflasi tinggi," kata dia.
Saat ini, jelas Agus, ada beberapa hal yang berpotensi mendorong inflasi seperti kenaikan tarif dasar listrik (TDL) dan musim hujan yang meningkatkan harga bahan-bahan kebutuhan pokok.
"Listrik akan naik 15 persen berdampak ke inflasi, iklim musim hujan juga bisa mempengaruhi inflasi kalau terjadi banjir dan kesulitan transportasi dan logistik," tukasnya.
Karena itu, Menkeu berjanji akan terus menjaga agar inflasi tidak sampai melambung. Pada tahun 2012 lalu, pihaknya berhasil menekan laju inflasi di angka 4,3 persen. Tahun ini, angka infalsi akan ditekan lebih rendah lagi. "Ke depan terus jaga inflasi dan 4,3 persen di 2012 bagus," pungkas Agus.
(gpr)
Lihat Juga :