Ini 4 alasan SKK Migas depak Presdir Exxon

Selasa, 29 Januari 2013 - 09:46 WIB
Ini 4 alasan SKK Migas...
Ini 4 alasan SKK Migas depak Presdir Exxon
A A A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memaparkan, ada empat alasan kuat di balik keputusan tidak memperpanjang izin kerja Presiden Direktur ExxonMobil Oil Indonesia, Richard J Owen.

Pertama, Richard gagal mencapai target produksi minyak di Lapangan Banyu Urip. "Belum mampu meningkatkan early facility production Lapangan Banyu Urip sesuai target Pemerintah menjadi 27.000 barel minyak per hari, hanya mampu sebesar 24.000 barel minyak per hari," kata Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Gde Pradnyana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Kedua, yang bersangkutan juga tidak mampu mendekati masyarakat di sekitar wilayah pertambangan, khususnya di Blok Cepu. "Kurang memiliki kemampuan berinteraksi dengan masyarakat, sehingga belum mampu menyelesaikan sejumlah proses perizinan di Blok Cepu," lanjut Gde.

Selain itu, Richard belum berhasil menuntaskan persoalan tanah kas desa dan enam butir yang telah disepakati dengan masyarakat dan Pemda yang akan digunakan untuk fasilitas produksi Blok Cepu, sehingga dikhawatirkan dapat mengancam target Pemerintah untuk memproduksi minyak dalam skala penuh pada kuartal I atau paling lambat kuartal III tahun 2014.

Terakhir, mantan Presdir ExxonMobil Oil Indonesia tersebut tidak konsisten dalam mengambil keputusan. "Konsistensi kebijakan yang diambil seringkali berubah yang menyulitkan pengambilan keputusan di lapangan, seperti tidak konsistennya Mobil Cepu Ltd dalam memutuskan penggunaan teknologi desalinasi di Blok Cepu yang menimbulkan ketidakpastian dalam penyelesaian proyek," pungkas Gde.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved