CT: Migrasi industri karena UMP bukan solusi

Selasa, 29 Januari 2013 - 13:17 WIB
CT: Migrasi industri...
CT: Migrasi industri karena UMP bukan solusi
A A A
Sindonews.com - Rencana pengusaha melakukan migrasi industri ke daerah yang memiliki nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) lebih murah, dipandang sebagai alternatif yang tidak tepat.

Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Chairul Tanjung (CT) menerangkan, untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis, industri justru dituntut terus meningkatkan kreativitasnya, bukan justru mencari celah dari daerah dengan upah buruh yang murah.

"Contohnya, industri berbasis labor intensif justru pelan tidak akan punya tempat di Indonesia, dan kita sudah tidak bisa lagi masuk dalam era buruh murah," terang CT di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Migrasi industri ke suatu daerah, kata CT, tentu akan dibarengi dengan peningkatan kebutuhan tenaga kerja seiring meningkatnya kapasitas produksi usaha. Karenanya, permasalahan kenaikan upah buruh bukan hal yang mustahil juga akan mengancam di tempat baru tujuan migrasi industri.

"Betul mereka migrasi industri, tapi saat demand-nya naik, maka ya siap-siap saja bagi industri itu," tegas dia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
25 menit yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
31 menit yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
54 menit yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
1 jam yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
1 jam yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved