Kabinet Jepang setujui anggaran USD1,02 triliun
Selasa, 29 Januari 2013 - 13:27 WIB
Kabinet Jepang setujui anggaran USD1,02 triliun
A
A
A
Sindonews.com - Kabinet Jepang telah menyetujui anggaran fiskal 2013, sebesar 92,61 triliun yen atau sekitar USD1,02 triliun. Anggaran tersebut untuk menopang biaya pertahanan, pekerjaan umum dan menyelesaikan serangan deflasi.
Namun, jika dikalkulasi anggaran tahun ini lebih kecil dari 2011, sebesar 92,9 triliun yen. Alokasi anggaran 2013 merupakan penurunan pertama dalam tujuh tahun terakhir.
Dilansir Channel News Asia, Selasa (29/1/2013), anggaran pertahanan mengalami kenaikan sampai sebesar 40 miliar yen atau sekitar 0,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 4,75 triliun yen. Hal ini merupakan kenaikan pertama dalam 11 tahun.
Demikian pula pekerjaan umum mengalami kenaikan pertama dalam empat tahun, tumbuh 710 miliar yen menjadi 5,29 triliun yen.
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang mulai menjabat pada Desember lalu, telah berjanji menarik Jepang keluar dari deflasi dengan melakukan pelonggaran moneter yang agresif melalui Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ). Pemerintah Abe telah mengeluarkan paket stimulus sebesar USD226,5 miliar pada awal bulan lalu.
Dilaporkan Jiji Press, dalam anggaran fiskal 2013, penerbitan obligasi pemerintah baru Jepang menurun sebesar 1,4 triliun yen dari tahun sebelumnya 42,85 triliun yen.
Namun, jika dikalkulasi anggaran tahun ini lebih kecil dari 2011, sebesar 92,9 triliun yen. Alokasi anggaran 2013 merupakan penurunan pertama dalam tujuh tahun terakhir.
Dilansir Channel News Asia, Selasa (29/1/2013), anggaran pertahanan mengalami kenaikan sampai sebesar 40 miliar yen atau sekitar 0,8 persen dari tahun sebelumnya menjadi 4,75 triliun yen. Hal ini merupakan kenaikan pertama dalam 11 tahun.
Demikian pula pekerjaan umum mengalami kenaikan pertama dalam empat tahun, tumbuh 710 miliar yen menjadi 5,29 triliun yen.
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, yang mulai menjabat pada Desember lalu, telah berjanji menarik Jepang keluar dari deflasi dengan melakukan pelonggaran moneter yang agresif melalui Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ). Pemerintah Abe telah mengeluarkan paket stimulus sebesar USD226,5 miliar pada awal bulan lalu.
Dilaporkan Jiji Press, dalam anggaran fiskal 2013, penerbitan obligasi pemerintah baru Jepang menurun sebesar 1,4 triliun yen dari tahun sebelumnya 42,85 triliun yen.
(dmd)
Lihat Juga :