BKF: Jakarta banjir karena krisis air minum

Selasa, 29 Januari 2013 - 16:56 WIB
BKF: Jakarta banjir...
BKF: Jakarta banjir karena krisis air minum
A A A
Sindonews.com - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) berpendapat, salah satu penyebab bencana banjir di Jakarta, karena krisis air minum. Pengeboran sumur untuk air minum mendorong penurunan tanah di Jakarta.

"Apa kelemahan Jakarta? Air minum. Kenapa Jakarta banjir? Karena banyak yang ngebor tanah? Kenapa banyak yang ngebor tanah? Karena enggak ada air minum," jelas Kepala BKF Bambang Brodjonegoro dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Karena itu, Bambang menilai proyek penyediaan air minum pantas mendapatkan insentif dalam bentuk Viability Gate Fund (VGF) dari Kementerian Keuangan untuk pembangunannya. "Air minum jangan dianggap proyek sepele, ini menurut saya penting," ucapnya.

Menurut dia, proyek pengadaan air minum tidak kalah pentingnya dibanding proyek jalan tol. "Jangan dibeda-bedakan dengan jalan tol," ujarnya.

Dia menuturkan, sebenarnya proyek pengadaan air minum di negara-negara maju tidak mendapat bantuan pemerintah karena masyarakatnya mampu membayar sesuai harga keekonomian. Namun, untuk Indonesia masih perlu insentif dari pemerintah. "Tapi kalau di negara maju, air minum enggak perlu VGF, harganya sesuai harga keekonomian," jelas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Studi Ungkap Kerugian...
Studi Ungkap Kerugian Akibat Banjir Dahsyat di Asia Tembus Rp333 Triliun
Banjir Bikin Pengusaha...
Banjir Bikin Pengusaha Ritel Tekor Ratusan Juta
Luhut: Potensi Kerugian...
Luhut: Potensi Kerugian Banjir Rob Capai Rp1000 Triliun
BNPB: Kerugian Akibat...
BNPB: Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Capai Rp1,6 Triliun
Petugas Masih Taksir...
Petugas Masih Taksir Kerugian Banjir dan Longsor Ciganjur Jaksel
BPBD: Aceh Tamiang Telan...
BPBD: Aceh Tamiang Telan Kerugian Rp200 Miliar Akibat Banjir Sepekan
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
35 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
11 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
12 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
12 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved