Kemenhub minta tiga bandara dikonsep aerotropolis
Selasa, 29 Januari 2013 - 17:47 WIB
Kemenhub minta tiga bandara dikonsep aerotropolis
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta pengelola bandara untuk mengembangkan konsep bandara menjadi kota baru yang lebih multifungsi atau aerotropolis di tiga bandara di Jakarta, Bali dan Yogyakarta.
Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan, ketiga kota tersebut memungkinkan pengembangan bandara dengan konsep aerotropolis karena letak kondisi geografisnya di Indonesia.
"Kuncinya memang tidak hanya membangun fisik bandara, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan agar menjadi lokomotif di dalam kota berbasis airport yang akan dibangun," kata Bambang usai menghadiri peluncuran buku terbarunya bertajuk 'Transportasi dan Investasi' di Jakarta, Selasa (29/1/2013).
Dia menjelaskan, langkah awal pengembangan bandara aerotropolis telah dimulai oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Proyeknya ditargetkan rampung pada 2014 yang sekaligus meningkatkan kapasitas bandara menjadi 62 juta pergerakan penumpang pertahun.
"Selain Jakarta, Yogyakarta dan Bali, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah mempersiapkan Bandara Internasioanl Jawa Barat di Kabupaten Majalengka dengan konsep yang sama," tambahnya.
Proyek pembangunan bandaranya, lanjut dia, direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5.000 hektar, dengan rincian 3.200 hektar untuk aerocity dan 1.800 hektar untuk bandara. Megaproyek ini diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp25,4 triliun.
Konsep aerotropolis ini memungkinkan bandara berubah menjadi sebuah kota baru, lengkap dengan hunian, komplek perkantoran dan fasilitas hiburan lain.
Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono mengatakan, ketiga kota tersebut memungkinkan pengembangan bandara dengan konsep aerotropolis karena letak kondisi geografisnya di Indonesia.
"Kuncinya memang tidak hanya membangun fisik bandara, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan agar menjadi lokomotif di dalam kota berbasis airport yang akan dibangun," kata Bambang usai menghadiri peluncuran buku terbarunya bertajuk 'Transportasi dan Investasi' di Jakarta, Selasa (29/1/2013).
Dia menjelaskan, langkah awal pengembangan bandara aerotropolis telah dimulai oleh Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Proyeknya ditargetkan rampung pada 2014 yang sekaligus meningkatkan kapasitas bandara menjadi 62 juta pergerakan penumpang pertahun.
"Selain Jakarta, Yogyakarta dan Bali, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah mempersiapkan Bandara Internasioanl Jawa Barat di Kabupaten Majalengka dengan konsep yang sama," tambahnya.
Proyek pembangunan bandaranya, lanjut dia, direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5.000 hektar, dengan rincian 3.200 hektar untuk aerocity dan 1.800 hektar untuk bandara. Megaproyek ini diperkirakan membutuhkan dana hingga Rp25,4 triliun.
Konsep aerotropolis ini memungkinkan bandara berubah menjadi sebuah kota baru, lengkap dengan hunian, komplek perkantoran dan fasilitas hiburan lain.
(gpr)
Lihat Juga :