Wisatawan di Asia Tenggara naik 8,7 persen

Selasa, 29 Januari 2013 - 19:26 WIB
Wisatawan di Asia Tenggara...
Wisatawan di Asia Tenggara naik 8,7 persen
A A A
Sindonews.com - Badan Pariwisata Dunia melaporkan kawasan Asia-Pasifik memiliki pertumbuhan terbesar dalam industri pariwisata dengan jumlah pengunjung asing naik 14 juta atau 6,5 persen, menjadi 233 juta.

Diketahui, pertumbuhan tertinggi di kawasan tersebut terdapat di Asia Tenggara, dengan jumlah kedatangan wisatawan naik 8,7 persen dibanding 2011. Hal ini menjadi kabar baik bagi pelaku usaha pariwisata, khususnya di Indonesia.

Organisasi PBB yang bermarkas di Spanyol itu menyebutkan jumlah wisatawan di negara berkembang naik 4,1 persen dibandingkan dengan kenaikan 3,6 persen di negara maju.

Satu-satunya wilayah yang melaporkan penurunan jumlah wisatawan dibandingkan 2011 adalah Timur Tengah dengan kedatangan pengunjung asing 2 persen lebih sedikit karena ketidakstabilan politik di tempat-tempat wisata popular, seperti Mesir dan Suriah.

Tahun ini, Asia dan Afrika diharapkan mengalami pertumbuhan besar. Organisasi pariwisata dunia itu memprediksi jumlah wisatawan akan meningkat 5-6 persen di kawasan Asia-Pasifik dan 4-6 persen di Afrika.

Secara global, wisatawan internasional diharapkan naik dengan pertumbuhan rata-rata 3,8 persen setiap tahun antara 2010-2020 dan mencapai 1,8 miliar pada 2030.

"2012 merupakan tahun ketidakstabilan ekonomi yang konstan di seluruh dunia, terutama di zona Eropa. Namun, sektor pariwisata berhasil bertahan," ujar Sekretaris Jenderal Organisasi Pariwisata Dunia, Taleb Rifai dalam konferensi pers seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (29/1/2013).

Perkiraan pertumbuhan wisatawan internasional datang setelah Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan perekonomian global akan sedikit tumbuh dari yang diharapkan pada 2013.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
37 menit yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
56 menit yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
10 jam yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
11 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved