Kantor Batavia Air di Bogor digeruduk agen tiket

Kamis, 31 Januari 2013 - 18:19 WIB
Kantor Batavia Air di...
Kantor Batavia Air di Bogor digeruduk agen tiket
A A A
Sindonews.com - Kantor perwakilan Batavia Air cabang Bogor di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebonkalapa Bogor Tengah, Kota Bogor digeruduk puluhan pemilik agen tiket dan calon penumpang maskapai Batavia Air.

Mereka meminta agar pihak Batavia Air mengembalikan uang tiket yang sudah lama dibeli atau dipesannya. Pasalnya, mereka khawatir, uang mereka tak kembali pasca putusan dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, 30 Januari 2013 kemarin yang menyatakan bahwa PT Metro Batavia (Batavia Air) pailit karena tak mampu membayar utang perjanjian sewa-menyewa pesawat dengan International Lease Finance Corporation (ILFC) sebesar USD4,69 juta.

Namun kedatangan mereka tak membuahkan hasil, karena tak ada satupun pihak dari manajemen Batavia Air yang berada di tempat. "Kita dari pagi datang ke kantor perwakilan Batavia Air Cabang Bogor ini, namun tidak satupun dari pihak manajemen yang menemui kita dan kantornya malah sudah dalam kondisi tertutup rapat,” terang pemilik agen penjualan tiket Ider Buana, Dudi Ardiyansyah, Kamis (31/1/2013).

Dia menambahkan, agen miliknya sudah memiliki deposit sebesar Rp10 juta untuk pembelian tiket pemberangkatan ke sejumlah daerah tujuan. "Hari ini kantor agen saya didatangi calon penumpang tujuan Pekanbaru dengan waktu pemberangkatan pukul 13.00 dan akhirnya jadwal ini dibatalkan karena memang maskapai menggagalkan semua jadwal penerbangan ke sejumlah tujuan,” terangnya.

Dudi menegaskan, dengan adanya pembatalan jadwal penerbangan ke sejumlah daerah tujuan yang menggunakan maskapai Batavia Air ini, bukan hanya mengakibatkan kerugian material para agen, akan tetapi pihaknya mengalami kerugian non material.

“Kita sudah banyak menjual tiket Batavia Air ini dengan sejumlah keberangkatan, namun dengan adanya kejadian ini, banyak calon penumpang yang meminta uangnya dikembalikan dan mereka tidak percaya lagi sama kita,” terangnya.

Hal yang sama diungkapkan Andre Fandira, pemilik agen perjalanan lainnya. Ia mengaku sudah mendepositkan uang sebesar Rp8 juta ke pihak Batavia Air untuk pembelian tiket dengan sejumlah keberangkatan.

"Banyak calon penumpang Batavia Air yang membeli tiket dan meminta kepastian keberangkatan. Agar tidak hilang kepercayaan terhadap masyarakat, maka terpaksa kita memesan tiket maskapai penerbangan lain dengan harga yang jauh lebih mahal dari Batavia Air,” terangnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penampakan Harta Karun...
Penampakan Harta Karun Artefak Saluran Air Batavia di Proyek MRT Bundaran HI-Kota
Ingin Tahu Isi Rumah...
Ingin Tahu Isi Rumah Si Pitung? Ini Harga Tiket dan Cara Mengunjunginya
Batavia Sekuritas Tinggalkan...
Batavia Sekuritas Tinggalkan Gelanggang Bursa Saham
Kisah Haji Rais, Bandit...
Kisah Haji Rais, Bandit Licin Berbahaya yang Merampok Permata di Sekitar Crazy Rich Belanda
Kisah Untung Suropati,...
Kisah Untung Suropati, Mata-Mata Belanda yang Tewas dalam Dekapan Anaknya
Misteri Tanah Abang...
Misteri Tanah Abang Tempo Dulu, Wanita Cantik Jadi-jadian Penunggu Kuburan Karet
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved