Banjir Jakarta pengaruhi naiknya inflasi DIY

Jum'at, 01 Februari 2013 - 14:29 WIB
Banjir Jakarta pengaruhi...
Banjir Jakarta pengaruhi naiknya inflasi DIY
A A A
Sindonews.com - Laju Inflasi di Kota Yogyakarta pada Januari melambung tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) DI Yogyakarta, mencatat laju inflasi pada awal 2013, mencapai 0,96 persen. Padahal, pada Desember hanya 0,66 persen.

Banjir di Jakarta ditengarai menjadikan pasokan barang tidak lancar dan memicu naiknya inflasi. Kabid Statistik BPS DIY, Haryana mengatakan, tingginya inflasi akibat kenaikan harga-harga di pasar. Salah satunya, kelompok bahan makanan yang naik sebesar 4,68 persen.

Selain itu, juga akibat kenaikan harga makanan jadi, perumahan dan sandang. "Banjir telah melumpuhkan Jakarta yang menyebabkan distribusi di daerah terganggu," jelas Haryana, Jumat (1/2/2013).

Curah hujan yang tinggi, ujar Haryana, juga menyebabkan produktivitas produk pertanian di beberapa daerah lumbung menurun. Akibatnya, pasokan di pasaran menjadi berkurang, sedangkan permintaan tetap. Kondisi ini memicu naiknya harga dan mendorong inflasi.

Di Yogyakarta, kenaikan harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu naiknya inflasi. Ini diperparah dengan kenaikan daging sapi. Daging ayam ras yang naik sebesar 12,20 persen, memberi andil pada inflasi 0,14 persen. Begitu juga dengan harga beras yang naik 2,30 persen yang andil menaikkan inflasi hingga 0,09 persen.

Menurut dia, kenaikan harga bawang putih sebesar 17,71 persen memberi andil 0,07 persen, kenaikan harga cabe dan telur masing masing 70,07 persen dan 5,63 persen memberi andil 0,05 persen.

"Selain bahan makanan, inflasi juga dipengaruhi kelompok makanan jadi, seperti rokok, perumahan, air listrik dan kelompok sandang," jelas Haryana.

Sedangkan kelompok yang memberikan andil negatif, yaitu kesehatan yang turun 0,02 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga turun 0,22, dan transportasi, komunikasi dan jasa keuangan turun 0,23 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
25 menit yang lalu
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
50 menit yang lalu
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
2 jam yang lalu
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
2 jam yang lalu
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
3 jam yang lalu
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
11 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved