Industri internet topang GDP global USD10-15 triliun

Senin, 04 Februari 2013 - 16:18 WIB
Industri internet topang...
Industri internet topang GDP global USD10-15 triliun
A A A
Sindonews.com - Hasil penelitian terbaru dari GE menyatakan, di Amerika Serikat, industri internet dapat meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 25-40 persen selama 20 tahun ke depan.

Industri internet dapat memberikan kontribusi sebesar USD10-15 triliun pada GDP global. Revolusi internet mengubah cara orang berkomunikasi, mengkonsumsi informasi dan menghabiskan uang. Saat ini, kombinasi dari kedua transformasi yang disebut industri internet, telah menghubungkan berbagai jaringan, data dan mesin.

"Munculnya industri internet, dunia ini berada diambang era baru yang penuh dengan inovasi dan perubahan," kata direktur GE Global Strategy dan Analytics Peter C. Evans dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Senin (4/2/2013).

GE Chief Economist, Marco Annunziata mengatakan, hal tersebut terjadi melalui konvergensi dari sistem industri global dengan kekuatan komputasi yang canggih, analisis, adaptasi dengan biaya rendah dan konektivitas lebih tinggi yang diberikan oleh internet.

"Semakin besarnya ruang terbuka dari dunia digital dengan dunia mesin, maka hal tersebut memiliki potensi untuk membawa transformasi yang besar dan mendalam untuk industri global. Akhirnya, akan memberikan dampak pada aspek kehidupan sehari-hari, termasuk cara kita melakukan pekerjaan," kata Annunziata.

Menurut dia, dengan memberikan kesehatan yang lebih baik dan ditunjang biaya lebih rendah, penghematan bahan bakar dan energi serta asset fisik dengan lebih baik dalam jangka penjang, industri internet akan memberikan keuntungan efisiensi baru.

"Inovasi tersebut untuk memberikan kecepatan dan efesiensi yang lebih besar untuk industri yang beragam. Seperti penerbangan, transportasi kereta api, pembangkit listrik, minyak dan gas serta penyediaan layanan kesehatan. Hal tersebut juga akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
12 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
19 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
27 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
54 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved