Besok, 50 ribu buruh siap serbu Istana dan DPR
Selasa, 05 Februari 2013 - 09:34 WIB
Besok, 50 ribu buruh siap serbu Istana dan DPR
A
A
A
Sindonews.com - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mengumumkan akan menurunkan 50 ribu massa untuk berdemonstrasi ke Istana Presiden dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu, 6 Februari 2013.
"FSPMI akan mengadakan aksi massa 50 ribu orang se-Jabodetabek pada 6 Februari jam 10.00 WIB di Bundaran HI, long march ke Istana Presiden, dilanjutkan ke DPR RI," jelas Presiden FSPMI Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (5/2/2013).
Dalam aksi massa esok, papar Said, FSPMI akan mengusung dua tuntutan utama, yakni jaminan kesehatan dan peningkatan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk perhitungan upah minimum.
"Tuntutan utama Jamsostum (Jaminan Sosial dan Tolak Upah Murah), yaitu jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat tanpa terkecuali 1 Januari 2014, jalankan jaminan pensiun 1 Juli 2015, upah layak 84 item KHL," ujar dia.
Selain itu, FSPMI juga akan menyuarakan berbagai tuntutan lain seperti penolakan terhadap penangguhan UMP, dua perwakilan buruh di Jamsostek, Inpres Kamnas, dan RUU Ormas.
Said juga mengatakan, aksi buruh di Jabodetabek ini direncanakan akan dibarengi dengan aksi serempak buruh di Bandung, Surabaya, Semarang, Batam, Medan, Aceh, yang diikuti ribuah buruh di masing-masing daerah.
"FSPMI akan mengadakan aksi massa 50 ribu orang se-Jabodetabek pada 6 Februari jam 10.00 WIB di Bundaran HI, long march ke Istana Presiden, dilanjutkan ke DPR RI," jelas Presiden FSPMI Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (5/2/2013).
Dalam aksi massa esok, papar Said, FSPMI akan mengusung dua tuntutan utama, yakni jaminan kesehatan dan peningkatan komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk perhitungan upah minimum.
"Tuntutan utama Jamsostum (Jaminan Sosial dan Tolak Upah Murah), yaitu jalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat tanpa terkecuali 1 Januari 2014, jalankan jaminan pensiun 1 Juli 2015, upah layak 84 item KHL," ujar dia.
Selain itu, FSPMI juga akan menyuarakan berbagai tuntutan lain seperti penolakan terhadap penangguhan UMP, dua perwakilan buruh di Jamsostek, Inpres Kamnas, dan RUU Ormas.
Said juga mengatakan, aksi buruh di Jabodetabek ini direncanakan akan dibarengi dengan aksi serempak buruh di Bandung, Surabaya, Semarang, Batam, Medan, Aceh, yang diikuti ribuah buruh di masing-masing daerah.
(rna)
Lihat Juga :