Kondisi bisnis di Indonesia meningkat jadi 105,29
Selasa, 05 Februari 2013 - 14:02 WIB
Kondisi bisnis di Indonesia meningkat jadi 105,29
A
A
A
Sindonews.com - Kondisi bisnis di Indonesia (Indeks Tendensi Bisnis/ITB) pada triwulan IV/2012 sebesar 105,29 atau berarti kondisi bisnis meningkat dari triwulan sebelumnya. Sementara tingkat optimisme pelaku bisnis turun jika dibandingkan dengan triwulan III/2012 (nilai ITB sebesar 107,43).
Peningkatan kondisi bisnis pada triwulan IV/2012 terjadi pada semua sektor, kecuali sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan (nilai ITB sebesar 95,65).
"Peningkatan kondisi bisnis tertinggi terjadi pada sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan dengan nilai ITB sebesar 108,92," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di kantornya, Selasa (5/2/2013).
Sementara sektor pengangkutan dan komunikasi (nilai ITB sebesar 108,53), sektor konstruksi (nilai ITB sebesar 108,31), sektor industri pengolahan (nilai ITB sebesar 107,14), sektor jasa-jasa (nilai ITB sebesar 106,72), sektor perdagangan, hotel, dan restoran (nilai ITB sebesar 106,40), sektor listrik, gas, dan air bersih (nilai ITB sebesar 105,35), dan sektor pertambangan dan penggalian (nilai ITB sebesar 100,62).
"Kondisi bisnis pada triwulan IV/2012 meningkat karena adanya peningkatan pendapatan usaha (nilai indeks sebesar 107,30), rata-rata jam kerja (nilai indeks sebesar 106,00) dan penggunaan kapasitas produksi/usaha (nilai indeks sebesar 104,92)," papar Suryamin.
Peningkatan kondisi bisnis pada triwulan IV/2012 terjadi pada semua sektor, kecuali sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan (nilai ITB sebesar 95,65).
"Peningkatan kondisi bisnis tertinggi terjadi pada sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan dengan nilai ITB sebesar 108,92," jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di kantornya, Selasa (5/2/2013).
Sementara sektor pengangkutan dan komunikasi (nilai ITB sebesar 108,53), sektor konstruksi (nilai ITB sebesar 108,31), sektor industri pengolahan (nilai ITB sebesar 107,14), sektor jasa-jasa (nilai ITB sebesar 106,72), sektor perdagangan, hotel, dan restoran (nilai ITB sebesar 106,40), sektor listrik, gas, dan air bersih (nilai ITB sebesar 105,35), dan sektor pertambangan dan penggalian (nilai ITB sebesar 100,62).
"Kondisi bisnis pada triwulan IV/2012 meningkat karena adanya peningkatan pendapatan usaha (nilai indeks sebesar 107,30), rata-rata jam kerja (nilai indeks sebesar 106,00) dan penggunaan kapasitas produksi/usaha (nilai indeks sebesar 104,92)," papar Suryamin.
(gpr)
Lihat Juga :