Tuntut tunjangan, 2.000 karyawan PT DI mogok kerja

Kamis, 07 Februari 2013 - 13:32 WIB
Tuntut tunjangan, 2.000...
Tuntut tunjangan, 2.000 karyawan PT DI mogok kerja
A A A
Sindonews.com - Sekitar 2 ribu karyawan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) melakukan aksi mogok kerja sejak pukul 08.00-11.00 WIB, Kamis (7/2/2013). Mereka menuntut fasilitas uang makan, tunjangan istri, dan anak.

Ketua Serikat Pekerja Dirgantara Indonesia (SPEDI), Haribes mengklaim, pihaknya telah melakukan aksi mogok selama tiga jam, setelah manajemen PT DI belum juga mengabulkan permohonan uang makan, tunjangan istri, dan anak.

"Sebanyak 2 ribu dari sekitar 3.300 karyawan PT DI sepakat melakukan aksi mogok kerja. Sementara, sekitar 1.300 karyawan tetap beraktivitas, karena sedang mengerjakan pesanan," jelas Haribes ketika di konfirmasi wartawan di Bandung, Kamis (7/2/2013).

Menurut dia, aksi mogok tersebut digelarkan di kantor pusat PT DI dan tidak sampai mengganggu aktivitas. Aksi ini juga sudah diinformasikan ke Dinas Tenaga Kerja serta manajemen PT DI sehari sebelumnya. "Setelah ada kesepakatan pemberian uang makan dan tunjangan, kami sepakat menghentikan aksi mogok ini," ujarnya.

Haribes menjelaskan, manajemen PT DI sepakat memberikan uang makan dan tunjangan istri mulai Februari 2013. Untuk uang makan sebesar Rp25 ribu per kawayawan per hari, dan tunjangan istri sebesar 5% dari gaji per bulannya. Sementara, tuntutan tunjangan anak sebesar 3% dari gaji per bulan, belum dipenuhi.

Dia merinci, dengan uang makan rata-rata Rp25 ribu per hari, maka setiap karyawan diperkirakan mendapat tambahan penghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan. Jika diasumsikan, dengan jumlah 3.300 karyawan, maka manajemen akan membayar uang makan dan tunjangan sekitar Rp2 sampai Rp3 miliar per bulan .

Uang makan, tunjakan istri, dan anak, lanjut dia telah dihentikan sejak empat tahun lalu. Padahal, itu merupakan hak karyawan. Menurutnya, upaya mensejahterakan karyawan merupakan komponen penting pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) PT DI.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terkejut Sikap JPU,...
Terkejut Sikap JPU, Kuasa Hukum Minta Hakim Perhatikan Fakta Persidangan
KPK Panggil Komisaris...
KPK Panggil Komisaris Utama PT Asabri terkait Kasus PT DI
Telisik Korupsi PT DI,...
Telisik Korupsi PT DI, KPK Panggil 2 Komisaris PT Dirgantara Indonesia
GMF dan PTDI Jajaki...
GMF dan PTDI Jajaki Kerja Sama Perkuat Sinergi Dirgantara
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Panggil Pensiunan TNI
Langsung Ditahan, Tiga...
Langsung Ditahan, Tiga Tersangka Baru Korupsi PT DI Dipisah di Tiga Rutan
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
33 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved