GMF dan PTDI Jajaki Kerja Sama Perkuat Sinergi Dirgantara
Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:32 WIB
loading...
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, (GMF) menyambut jajaran manajemen PT Dirgantara Indonesia (PTDI/Persero) menjajaki kerja sama di bidang pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk, (GMF) menyambut jajaran manajemen PT Dirgantara Indonesia (PTDI/Persero) menjajaki kerja sama di bidang pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Keduanya menyepakati Nota Kesepahaman yang ruang lingkupnya meliputi kerja sama perawatan pesawat terbang, kerja sama engineering services dan modifikasi pesawat terbang.
Ditambah juga pengerjaan services/repair komponen pesawat terbang, pengembangan sumber daya manusia di bidang kedirgantaraan, pemanfaatan fasilitas, sarana, dan prasana yang dimiliki, serta kerja sama pengadaan material/part serta pemanfaatan stok yang dimiliki. Direktur Utama GMF, I Wayan Susena mengatakan, kerjasama ini membuka peluang untuk saling memanfaatkan kemampuan dan kapabilitas masing-masing.
“Ini agar tercipta sebuah ekosistem dunia penerbangan yang lebih kompleks. Sebuah kesempatan yang memfasilitasi kita untuk meraup pasar lebih besar secara lebih efisien, dengan menghindari terjadinya double capability & double investment,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/8/2020).
(Baca Juga: Ini 4 Alasan Traveler Makin Pede Naik Pesawat di Tengah Pandemi )
Kerja sama yang dijajaki dan dijalin kemudian diharapkan dapat menjadi kolaborasi strategis antara GMF dan PTDI guna mendukung percepatan pemulihan industri penerbangan tanah air di kala pandemi ini. GMF dan PTDI telah diamanahkan oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia untuk bersinergi guna memperkuat industri pertahanan nasional.
Ditambah juga pengerjaan services/repair komponen pesawat terbang, pengembangan sumber daya manusia di bidang kedirgantaraan, pemanfaatan fasilitas, sarana, dan prasana yang dimiliki, serta kerja sama pengadaan material/part serta pemanfaatan stok yang dimiliki. Direktur Utama GMF, I Wayan Susena mengatakan, kerjasama ini membuka peluang untuk saling memanfaatkan kemampuan dan kapabilitas masing-masing.
“Ini agar tercipta sebuah ekosistem dunia penerbangan yang lebih kompleks. Sebuah kesempatan yang memfasilitasi kita untuk meraup pasar lebih besar secara lebih efisien, dengan menghindari terjadinya double capability & double investment,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (26/8/2020).
(Baca Juga: Ini 4 Alasan Traveler Makin Pede Naik Pesawat di Tengah Pandemi )
Kerja sama yang dijajaki dan dijalin kemudian diharapkan dapat menjadi kolaborasi strategis antara GMF dan PTDI guna mendukung percepatan pemulihan industri penerbangan tanah air di kala pandemi ini. GMF dan PTDI telah diamanahkan oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia untuk bersinergi guna memperkuat industri pertahanan nasional.
Lihat Juga :