IHSG dibayangi sentimen negatif

Jum'at, 08 Februari 2013 - 08:30 WIB
IHSG dibayangi sentimen...
IHSG dibayangi sentimen negatif
A A A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini diprediksi akan dibayangi sentimen negatif dari Bursa Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, kejatuhan Indeks Dow Jones pada perdagangan Kamis waktu setempat sebesar 0,3 persen beserta Bursa Utama Eropa, seperti FTSE sebesar 66,92 poin atau 1,06 persen dan CAC minus 41,85 poin atau 1,15 persen berpeluang menjadi faktor negatif dalam perdagangan Jumat di Bursa Indonesia ditengah masa penantian rilis laporan keuangan emiten 2012.

"Saran saya, gunakan kesempatan jika terjadi kejatuhan sebagai opportunity untuk melakukan aksi beli atas saham berfundamental kuat dengan outlook menjanjikan," kata dia, Sabtu (8/2/2013).

Hari ini, dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada level support 4.483, sedangkan resistance pada level 4.525.

Menurut Edwin, kekhawatiran atas persoalan di zona Eropa ditandai kejatuhan euro atas dolar AS (USD) setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa risiko atas outlook perbankan zona Eropa lebih cenderung akan turun dan nilai tukar sangat penting untuk stabilitas harga serta pertumbuhan memicu investor melakukan aksi profit taking menyebabkan Dow Jones turun 42,47 poin atau 0,3 persen diikuti kenaikan The Vix sebesar 0,67 persen ditengah turunnya data Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan.

Sementara Tingkat Produktivitas Pekerja turun 2 persen di kuartal IV, turun ke level terendah hampir dua tahun serta data Kredit Konsumen Desember tumbuh USD14,59 miliar menjadi sinyal positif bagi ekonomi (ekspektasi ekonom tumbuh USD13,4 miliar) plus Top US Retailers melaporkan penjualan cukup kuat di Januari.

Di mana sejauh ini sudah 317 emiten dari 500 emiten yang tergabung dalam S&P 500 telah merilis laporan keuangan emiten 2012 dengan 69 persen emiten tersebut melaporkan earnings lebih tinggi dari perkiraan awal, sementara 66 persen melaporkan pendapatan lebih tinggi dari perkiraan awal, sehingga jika sisa emiten yg melaporkan laporan keuangan setara dengan ekspektasi, maka earnings tumbuh 5 persen dibandingkan laporan keuangan 2011.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Simak, Ini Cara Agar...
Simak, Ini Cara Agar Tes PCR Cepat Negatif Menurut Dokter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved