Biaya wisata di Indonesia masih mahal

Jum'at, 08 Februari 2013 - 17:41 WIB
Biaya wisata di Indonesia...
Biaya wisata di Indonesia masih mahal
A A A
Sindonews.com - Ongkos wisata di Indonesia dinilai masih lebih tinggi dari negara-negara di kawasan Asean lainnya. Keadaan ini mengakibatkan perlambatan kunjungan wisatawan mancanagera (wisman) ke Tanah Air.

Menurut pelaku usaha pariwisata, Herry Ginanjar, ongkos pariwisata di Indonesia masih lebih tinggi dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Ongkos wisata Malaysia dengan menginap di hotel bintang tiga rata-rata sekitar USD50 per hari. Di Thailand, ongkos wisata rata rata USD20 per hari.

"Sementara ongkos wisata pada beberapa kawasan wisata di Indonesia seperti Bali masih USD150 per hari," jelas Herry Ginanjar pada acara launching JAR Travel di Jalan Djuanda, Kota Bandung, Jumat (8/2/2013).

Menurut dia, mahalnya ongkos wisata di Indonesia menjadi tantangan bagi pelaku agen perjalanan di Indonesia. Mereka harus lebih berani menjual berbagai kelebihan wisata lokal kepawa wisman. Padahal, potensi pariwisata Indonesia lebih menjual ketimbang negara lain.

"Potensi alam kita sangat besar. Itu lebih menjual ketimbang negara lain. Tapi, banyak turis yang mengeluh, mahalnya tarif makan, hotel, atau lainnya," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
55 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved