Dutch Ahold lepas mayoritas saham ritel ICA

Senin, 11 Februari 2013 - 18:06 WIB
Dutch Ahold lepas mayoritas...
Dutch Ahold lepas mayoritas saham ritel ICA
A A A
Sindonews.com - Raksasa ritel Belanda, Dutch Ahold dilaporkan telah menjual saham mayoritas supermarket ICA di kawasan Skandinavia kepada Hakon Invest, perusahaan Swedia, sebesar 2,4 miliar euro.

Kesepakatan itu menjadikan Hakon, yang sudah memiliki 40 persen saham ICA, menjadi pemilik tunggal ritel yang mengoperasikan sebanyak 2.215 toko di Swedia, Norwegia dan beberapa negara Baltik. Saat ini, ICA tercatat memiliki omzet lebih dari 11,2 miliar euro pada 2012.

Hakon Invest bekerja sama dengan ICA menjadi perusahaan tunggal dengan nama ICA Gruppen. "Kuasai telah mencapai kesepakatan dengan Hakon Invest mengenai penjualan 60 persen kepemilikan Ahold di ICA, sebesar 2,4 miliar euro (USD3,2 miliar)," ujar Ahold dalam pernyataannya, seperti dilansir Global Post, Senin (11/2/2013).

ICA merupakan perusahaan yang dimiliki Ahold (60 persen) dan perusahaan investasi Swedia, Hakon Invest (40 persen). Namun, keputusan berat diambil karena perusahaan dibagi menjadi 50-50.

Ahold, perusahaan yang berbasis di Amsterdam mengatakan, pihaknya memperkirakan kesepakatan akan selesai pada pertengahan 2013. Transaksi ini tunduk pada persetujuan peraturan dan Asosiasi Pengecer ICA.

CEO Hakon Invest, Claes-Goran Sylven mengatakan, pihaknya tidak akan mengubah model bisnis yang telah sukses selama hampir 100 tahun. "Kami akan mempertahankan itu," ujarnya.

Hakon Invest, terdaftar di Bursa Saham Stockholm, Swedia. Harga sahamnya kini melonjak sebesar 12 persen.

Sejak September 2012 lalu, Ahold sudah menyatakan akan menjual saham ke ICA, yang menandakan bahwa mereka ingin memfokuskan strategi pada perusahaan dalam kontrol penuh. Ahold saat ini memiliki sekitar 3.000 toko di Amerika Utara dan Eropa serta mempekerjakan sekitar 218.000 orang.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
29 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved