Punya Modal Kuat, Asing Merajalela di Pasar Logistik Indonesia
Senin, 04 September 2023 - 22:42 WIB
loading...
Perusahaan logistik asing mendominasi pasar Indonesia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Industri logistik di Indonesia menghadapi tantangan yang semakin rumit. Salah satu isu utama adalah dominasi perusahaan asing dalam pangsa pasar logistik Indonesia.
Baca juga: Merger Pelindo, Erick Thohir Sebut Biaya Logistik Turun Jadi 11%
Menurut data Asosiasi Logistik Digital Ekonomi Indonesia (ALDEI), beberapa perusahaan yang sebagian besar dimiliki oleh entitas asing saat ini menguasai kurang lebih 70% pangsa pasar. Sementara, pelaku domestik hanya menguasai kurang lebih 30%, sehingga memberikan ruang yang terbatas bagi mereka yang ingin bersaing.
Sekretaris ALDEI Manorsa P. Tambunan mengatakan, implikasi dari dominasi asing dalam industri logistik Indonesia menjadi ancaman bagi pengusaha lokal. Menurutnya, salah satu ancaman adalah persaingan tidak sehat dikarenakan perusahaan asing memiliki modal lebih kuat sehingga berpotensi membuat perang harga.
“Perubahan signifikan ini mencakup dominasi yang semakin besar dari pemain asing yang merebut pangsa pasar dengan lebih kuat, serta pergeseran struktur pasar menjadi oligopsoni, penentuan mitra logistik tidak lagi tergantung pada preferensi pengguna jasa (pembeli online), tetapi diatur oleh platform e-commerce,” ujar Manorsa dalam keterangannya, Senin (4/9/2023).
Baca juga: Merger Pelindo, Erick Thohir Sebut Biaya Logistik Turun Jadi 11%
Menurut data Asosiasi Logistik Digital Ekonomi Indonesia (ALDEI), beberapa perusahaan yang sebagian besar dimiliki oleh entitas asing saat ini menguasai kurang lebih 70% pangsa pasar. Sementara, pelaku domestik hanya menguasai kurang lebih 30%, sehingga memberikan ruang yang terbatas bagi mereka yang ingin bersaing.
Sekretaris ALDEI Manorsa P. Tambunan mengatakan, implikasi dari dominasi asing dalam industri logistik Indonesia menjadi ancaman bagi pengusaha lokal. Menurutnya, salah satu ancaman adalah persaingan tidak sehat dikarenakan perusahaan asing memiliki modal lebih kuat sehingga berpotensi membuat perang harga.
“Perubahan signifikan ini mencakup dominasi yang semakin besar dari pemain asing yang merebut pangsa pasar dengan lebih kuat, serta pergeseran struktur pasar menjadi oligopsoni, penentuan mitra logistik tidak lagi tergantung pada preferensi pengguna jasa (pembeli online), tetapi diatur oleh platform e-commerce,” ujar Manorsa dalam keterangannya, Senin (4/9/2023).
Lihat Juga :