IHSG perbaiki rekor ke level 4.571
Rabu, 13 Februari 2013 - 16:02 WIB
IHSG perbaiki rekor ke level 4.571
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup naik 23,32 poin atau 0,51 persen ke level 4.571,57. Posisi IHSG di atas level 4.500, sudah kali keempatnya sepanjang tahun ini.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 5,01 poin atau 0,11 persen ke level 4.553,36. Posisi awal perdagangan di atas posisi IHSG pada penutupan perdagangan kemarin, yang berhasil mencetak rekor ke level 4.548,24.
Sementara pada sesi I hari ini, IHSG ditutup naik 31,97 poin atau 0,7 persen ke level 4.580,21. Indeks LQ45 ditutup menguat 1,16 poin ke level 782.504.
IHSG kali pertama berada di atas level 4.500 terjadi pada 7 Februari 2013. Pada hari itu, IHSG berada di posisi 4.503,15. Kemudian pada 11 Februari, kembali menguat setelah pada 8 Februari terkoreksi karena aksi ambil untung. Pada awal perdagangan pekan ini, IHSG memperbaiki posisinya ke 4.503,25 dan pada hari kemarin (12/2/2013), IHSG mencetak rekor kali ketiga di atas level 4.500.
Indeks di kawasan Asia cenderung ditutup di teritori hijau. Indeks KOSPI naik 30,28 poin atau 1,56 persen ke 1.976,07 dan Indeks Strait Times menguat 32,93 poin atau 1 persen ke 3.303,23, sedangkan Indeks Nikkei 225 negatif 117,71 poin atau 1,04 persen ke 11.251,41.
Tercatat sebanyak 148 saham naik, 116 saham turun dan 117 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,94 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,47 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp454,25 miliar, dengan volume sebanyak 110,96 juta saham.
Sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, seperti agri, tambang, konsumer, manufaktur, perdagangan, keuangan, industri dasar, infrastruktur dan properti. Sedangkan sektor yang negatif, yakni infrastruktur.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp50 ke Rp40.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat Rp100 ke Rp21.800, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp3.750 ke Rp72.000.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp50 ke Rp18.850, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp200 ke Rp9.800 dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp100 ke Rp10.000.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 5,01 poin atau 0,11 persen ke level 4.553,36. Posisi awal perdagangan di atas posisi IHSG pada penutupan perdagangan kemarin, yang berhasil mencetak rekor ke level 4.548,24.
Sementara pada sesi I hari ini, IHSG ditutup naik 31,97 poin atau 0,7 persen ke level 4.580,21. Indeks LQ45 ditutup menguat 1,16 poin ke level 782.504.
IHSG kali pertama berada di atas level 4.500 terjadi pada 7 Februari 2013. Pada hari itu, IHSG berada di posisi 4.503,15. Kemudian pada 11 Februari, kembali menguat setelah pada 8 Februari terkoreksi karena aksi ambil untung. Pada awal perdagangan pekan ini, IHSG memperbaiki posisinya ke 4.503,25 dan pada hari kemarin (12/2/2013), IHSG mencetak rekor kali ketiga di atas level 4.500.
Indeks di kawasan Asia cenderung ditutup di teritori hijau. Indeks KOSPI naik 30,28 poin atau 1,56 persen ke 1.976,07 dan Indeks Strait Times menguat 32,93 poin atau 1 persen ke 3.303,23, sedangkan Indeks Nikkei 225 negatif 117,71 poin atau 1,04 persen ke 11.251,41.
Tercatat sebanyak 148 saham naik, 116 saham turun dan 117 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,94 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,47 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing tercatat Rp454,25 miliar, dengan volume sebanyak 110,96 juta saham.
Sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, seperti agri, tambang, konsumer, manufaktur, perdagangan, keuangan, industri dasar, infrastruktur dan properti. Sedangkan sektor yang negatif, yakni infrastruktur.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp50 ke Rp40.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat Rp100 ke Rp21.800, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp3.750 ke Rp72.000.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp50 ke Rp18.850, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp200 ke Rp9.800 dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp100 ke Rp10.000.
(rna)
Lihat Juga :