Minimarket menjamur, APTJ tempuh jalur hukum

Rabu, 13 Februari 2013 - 19:37 WIB
Minimarket menjamur,...
Minimarket menjamur, APTJ tempuh jalur hukum
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pedagang Tradisional Jember (APTJ) akhirnya mengambil sikap tegas terkait surat somasi permasalahan menjamurnya minimarket yang sampai hari ini belum direspon Pemkab Jember. APTJ akan menempuh jalur perdata dan melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan data.

Salah Satu Pengurus APTJ Jember Isdianto mengaku, selama ini pihaknya sudah terlalu bersabar dengan menunggu i’tikad baik Pemkab Jember. Rupanya Pemkab enggan merespon surat somasi itu.

"Tercatat sudah tiga kali kami mensomasi Pemkab Jember, dan Bupati Jember terkait menjamurnya minimarket berjaringan itu," tandas Isdianto di Jember, Rabu (13/2/2013).

Beberapa waktu yang lalu, APTJ Jember telah berkonsultasi dengan tim penasehat hukum dan akan menggugat Pemkab Jember melalui jalur PTUN. Selain itu APTJ juga akan melaporkan kepada kepolisian terkait dugaan pemalsuan dan manipulasi data pendukung perizinan seperti tanda tangan persetujuan warga untuk pendirian Alfamart di Jalan Bangka Kecamatan Sumbersari.

Isdianto menambahkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya juga mendatangi sejumlah instansi di Surabaya untuk mengadukan persoalan menjamurnya minimarket berjaringan di Jember. Di antaranya yakni BPKP, Komisi Pelayanan Publik, Pemprov Jawa Timur dan DPRD Provinsi Jawa Timur.

"Hasilnya Komisi Pelayanan Publik langsung merespon aspirasi APTJ dengan mengirimkan surat kepada Pemkab Jember untuk meminta sejumlah data terkait pendirian minimarket berjaringan tersebut," katanya.

Kepala Disperindag Jember Achmad Sudiyono pernah menyampaikan, saat ini sudah ada sekitar 150 minimarket yang sudah berdiri di Jember. Merebaknya minimarket itu tidak bisa dihindarkan karena Perda yang mengatur akhirnya kandas karena tidak diteken Bupati Jember, MZA Djalal.

"Kami sepakat dengan rekomendasi dewan, kalaupun memang dalam peninjauan ulang izin itu masih bermasalah, bisa saja dicabut dan dilakukan perbaikan. Kita juga tegas meminta agar minimarket yang ada sekarang bisa membina pedagang tradisional sebanyak miniml 5 unit. Kalau tidak, maka izin minimarket akan ditinjau ulang," kata Achmad.

Sementara Ketua APTJ Edi Supriyanto mengatakan, hingga saat ini sudah ada 49 warga sekitar Jalan Bangka yang menolak izin minimarket Alfamart. "Kita sudah tahu, prosedur izin HO itu prosedurnya salah dan kami mendesak KLH mencabut izinnya, apalagi janji KLH untuk mediasi warga sampai sekarang tidak ada," tandas Edi.

Pihaknya juga hanya menyepakati keberadaan minimarket di tiap kecamatan hanya dibatasi 4 unit saja agar memberi kesempatan ekonomi terhadap pedagang tradisional.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jebol Dinding Minimarket...
Jebol Dinding Minimarket di Sukabumi, Pencuri Gasak Berbagai Jenis Rokok
Pembobolan 5 Minimarket...
Pembobolan 5 Minimarket di Jaktim, Polisi: Diduga Pelakunya Sama
Hilangkan Jejak, Pembobol...
Hilangkan Jejak, Pembobol Minimarket di Bekasi Gasak Perangkat CCTV
Bobol Minimarket di...
Bobol Minimarket di Bekasi, Pencuri Ini Cuma Ambil Celana Dalam dan Rokok
2 Perampok Bersenpi...
2 Perampok Bersenpi Gasak Minimarket di Jaktim, Rp55 Juta Melayang
Bobol Minimarket, Maling...
Bobol Minimarket, Maling Bawa Kabur Uang Rp87 Juta
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
8 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
46 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
57 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved