Wall Street ditutup variatif

Kamis, 14 Februari 2013 - 08:43 WIB
Wall Street ditutup...
Wall Street ditutup variatif
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat ditutup variatif. Saham-saham ditransaksikan dengan volume ringan karena investor berhati-hati pasca indeks S&P 500 mendekati level tertinggi sejak November 2007.

Indeks S&P 500 sudah naik 6,6 persen sepanjang tahun ini, ditopang laba sejumlah perusahaan yang diatas ekspektasi awal. Sementara indeks Dow Jones naik 1 persen dari posisi tertingginya sepanjang masa.

Volume perdagangan menurun dan dalam beberapa hari terakhir, indeks S&P bergerak pada kisaran 1.520. Indeks ini hanya perlu sekitar 3 persen untuk mencapai rekor tertinggi.

Kepala Investasi di Baker Street Asset Management, Lip Raja mengatakan, sangat jarang ketika investor melepas sahamnnya untuk mendapatkan keuntungan, namun indeks masih menunjukkan tanda positif dan dalam tren naik.

"Tahun lalu kami memiliki kenaikan dua digit pada kuartal pertama, kemungkinan kini kita bisa naik lebih tinggi," kata dia seperti dilansir dari Reuters, Kamis (14/2/2013).

The Dow Jones industrial average (DJI) turun 35,79 poin atau 0,26 persen ke 13.982,91, indeks S&P 500 (SPX) naik 0,9 poin atau 0,06 persen ke 1.520,33 dan Nasdaq Composite (IXIC) menguat 10,38 poin atau 0,33 persen ke 3.196,88.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
48 menit yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
1 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
2 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
3 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
4 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pabrik Bakal Ditutup,...
5 Pabrik Bakal Ditutup, Gelombang PHK Ancam Karyawan Kimia Farma
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved