Fashion diproyeksi sumbang pendapatan nasional Rp184 T
Kamis, 14 Februari 2013 - 16:46 WIB
Fashion diproyeksi sumbang pendapatan nasional Rp184 T
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Mari Elka Pangestu memproyeksikan, pertumbuhan industri sektor fashion dapat menyumbang pendapatan ekonomi nasional hingga mencapai Rp184 triliun pada tahun ini.
"Tahun lalu, fashion menyumbang Rp164 triliun. Kalau tahun 2013, kami proyeksikan bisa tumbuh sekitar Rp20 triliun (menjadi Rp184 triliun)," terang Mari di JCC, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Peningkatan pendapatan dari sektor ini, Mari menjelaskan, terutama didorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro yang terus meningkat. Selain itu, industri fashion di Tanah Air tengah menggeliat, ditandai dengan mulai bermunculannya fashion merek lokal dengan kualitas yang mampu disetarakan dengan produk fashion internasional.
"Kita sudah buat blueprint (peta biru) dengan empat kementerian (Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi serta Kementerian Pariwisata dan Industri kreatif). Dimana kita targetkan pada tahun 2025, Indonesia bisa menjadi salah satu pusat mode dunia," tegas dia.
Sementara, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi menyatakan, industri fashion di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar ke depan. Karena itu, dia mengharapkan Indonesia bisa menjadi pusat fashion, minimal untuk negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
"Tahun lalu, fashion menyumbang Rp164 triliun. Kalau tahun 2013, kami proyeksikan bisa tumbuh sekitar Rp20 triliun (menjadi Rp184 triliun)," terang Mari di JCC, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
Peningkatan pendapatan dari sektor ini, Mari menjelaskan, terutama didorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro yang terus meningkat. Selain itu, industri fashion di Tanah Air tengah menggeliat, ditandai dengan mulai bermunculannya fashion merek lokal dengan kualitas yang mampu disetarakan dengan produk fashion internasional.
"Kita sudah buat blueprint (peta biru) dengan empat kementerian (Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi serta Kementerian Pariwisata dan Industri kreatif). Dimana kita targetkan pada tahun 2025, Indonesia bisa menjadi salah satu pusat mode dunia," tegas dia.
Sementara, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi menyatakan, industri fashion di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar ke depan. Karena itu, dia mengharapkan Indonesia bisa menjadi pusat fashion, minimal untuk negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
(rna)
Lihat Juga :