Saham TLKM dan UNVR paling diburu asing
Jum'at, 15 Februari 2013 - 12:21 WIB
Saham TLKM dan UNVR paling diburu asing
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp279 miliar dengan saham-saham yang paling banyak diburu, antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
Head of Research PT e-Trading Securities, Betrand Raynaldi mengatakan, hingga siang ini, saham yang paling banyak dibeli asing antara lain, TLKM sebesar Rp131 miliar, UNVR Rp32 miliar, BBRI Rp26 miliar, INTP Rp21 miliar dan BBNI Rp18 miliar.
"Pada perdagangan sesi I hari ini, IHSG naik 21,48 poin atau 0,47 persen ke 4.610,15 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,1 juta lot atau setara dengan Rp2,8 triliun," ujar Betrand, Jumat (15/2/2013).
Menurut dia, sejumlah saham yang menjadi penggerak Bursa hingga siang ini, antara lain BBRI naik 2,92 persen, TLKM menguat 2,05 persen, UNVR bertambah 1,54 persen, CPIN melonjak 3,01 persen dan BNII loncat 7,41 persen.
Sementara itu, saham-saham yang menjadi pemberat Bursa, diantaranya SMGR minus 1,82 persen, EXCL turun 1,77 persen, UNTR koreksi 1,0 persen, ISAT berkurang 1,43 persen dan MYOR merosot 3,06 persen.
Head of Research PT e-Trading Securities, Betrand Raynaldi mengatakan, hingga siang ini, saham yang paling banyak dibeli asing antara lain, TLKM sebesar Rp131 miliar, UNVR Rp32 miliar, BBRI Rp26 miliar, INTP Rp21 miliar dan BBNI Rp18 miliar.
"Pada perdagangan sesi I hari ini, IHSG naik 21,48 poin atau 0,47 persen ke 4.610,15 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,1 juta lot atau setara dengan Rp2,8 triliun," ujar Betrand, Jumat (15/2/2013).
Menurut dia, sejumlah saham yang menjadi penggerak Bursa hingga siang ini, antara lain BBRI naik 2,92 persen, TLKM menguat 2,05 persen, UNVR bertambah 1,54 persen, CPIN melonjak 3,01 persen dan BNII loncat 7,41 persen.
Sementara itu, saham-saham yang menjadi pemberat Bursa, diantaranya SMGR minus 1,82 persen, EXCL turun 1,77 persen, UNTR koreksi 1,0 persen, ISAT berkurang 1,43 persen dan MYOR merosot 3,06 persen.
(rna)
Lihat Juga :