Bandara Kulonprogo terancam mangkrak

Senin, 18 Februari 2013 - 19:11 WIB
Bandara Kulonprogo terancam...
Bandara Kulonprogo terancam mangkrak
A A A
Sindonews.com - Rencana pembangunan bandar udara (bandara) Internasional di Kulonprogo, Yogyakarta, terancam terhenti. Hal ini menyusul mundurnya investor asal India yang akan menjadi mitra kerja PT Angkasa Pura I selaku pemrakarsa.

Hingga kini, pemerintah daerah (Pemda) DI Yogyakarta (DIY), masih belum menerima wacana pembatalan ini. Informasi mandeknya rencana pembangunan ini dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan nasional (bappenas).

Informasi yang dikeluarkan Deputi Perencanaan Pembangunan Nasional, Deddy S Priatna, tidak ada kemajuan berarti dalam proses pembangunan bandara, baik di Kulonprogo maupun di Bali. Apalagi investor asal India juga memilih mundur.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dikonfirmasi masalah ini mengaku belum tahu. Bahkan, belum mendengar adanya permasalahan yang ada. "Belum, belum. Saya malah tidak tahu," ujar Sultan, Senin (18/2/2013).

Sultan sendiri tidak bisa dikonfirmasi lebih lanjut. Dia berdalih masih ada pertemuan penting. Sultan yang baru saja melantik pejabat teras di Pemprov DIY, langsung masuk ke Gedung Wilis yang ada di komplek Kepatihan Yogyakarta. "Saya itu mau rapat," ucapnya singkat.

Senada dengan Sultan, Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto juga belum mendengar adanya wacana tersebut. Menurutnya, investor India hanya mitra dari PT Angkasa Pura.

Dia menuturkan, selama ini memang ada pekerjaan di Bappenas yang menanganai masalah kerja sama antara pemerintah dengan swasta. Hal itu diatur dalam kepres dan peraturan menteri terkait termasuk dalam perijinan teknis.

Terlepas dari masalah itu, kata Tavip, gubernur justru menginginkan agar investor yang terlibat merupakan investor dalam negeri. Apalagi dana yang akan dipakai merupakan APBN, sehingga pihak yang akan terlibat wajib mengikuti proses lelang. "Pasti kita akan konfirmasi masalah ini ke Jakarta," kata Tavip.

Sejauh ini, lanjut Tavip, PT Angkasa Pura selaku pemrakarsa belum mengajukan ijin resmi kepada gubernur. Padahal rekomendasi sangat penting untuk melengkapi persyaratan mengajukan ijin lokasi kepada Kementrian Perhubungan. Mereka baru melakukan feasibility study dan penyusunan masterplant. "Sekarang ini sedang didentifikasi lahan, ijin lokasi belum ada," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
22 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
30 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
47 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved