Ini alasan Swiss undang RI ke pameran MUBA

Rabu, 20 Februari 2013 - 11:58 WIB
Ini alasan Swiss undang...
Ini alasan Swiss undang RI ke pameran MUBA
A A A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Gusmardi Bustami mengungkapkan, ada beberapa alasan penunjukkan Indonesia sebagai guest country dalam pameran Mustermesse Basel (MUBA) 2013 di Basel, Swiss pada 22 Februari-3 Maret 2013 mendatang.

Alasan pertama, kata Gusmardi, adalah karena pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2012 lalu yang tergolong amat tinggi di tengah krisis global. Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2012 mencapai 6,23 persen.

"Kenapa Indonesia? Indonesia sebagaimana diketahui merupakan emerging market yang ekonominya tumbuh sangat baik, kedua setelah China yang tumbuh sangat positif tahun lalu (2012)," ujar Gusmardi kepada wartawan di Kemendag, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Kedua, lanjut dia, karena Gross Domestic Product (GDP) Indonesia yang amat besar. Bahkan, lebih dari setengah GDP di wilayah Asia Tenggara berasal dari Indonesia.

"Ekonomi Indonesia, GDP Indonesia tumbuh USD1,1 triliun. Di ASEAN, Indonesia yang terbesar dan mempunyai saham penciptaan lebih dr 50 persen GDP ASEAN," ucapnya.

Ketiga, Indonesia memiliki banyak objek wisata yang menarik bagi turis asal Eropa. Ini juga menjadi salah satu pertimbangan Swiss. "Dari segi pariwisata, Indonesia juga menawarkan banyak destination. Ini satu hal yang dilihat oleh penyelenggara bahwa Indonesia punya keunikan lebih dari negara lainnya," imbuh Gusmardi.

Keempat, sambungnya, Indonesia dianggap sebagai salah satu tujuan investasi yang paling seksi saat ini. Hal ini terlihat dari nilai investasi asing sebesar USD20 miliar yang masuk ke Indonesia pada 2012 lalu. "Investasi asing masuk ke Indonesia tahun lalu cukup besar, USD20 miliar," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
40 menit yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved