RUU Perdagangan dinilai bernuansa liberal

Sabtu, 23 Februari 2013 - 17:07 WIB
RUU Perdagangan dinilai...
RUU Perdagangan dinilai bernuansa liberal
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menilai, Rancangan Undang-Undang (RUU) Perdagangan yang sedang digodok DPR, terlalu liberal.

Sekretaris Jenderal APPSI, Ngadiran mengaku sudah membaca dan mengkaji secara akademis atas RUU Perdagagan. "RUU Perdagangan ini juga sama saja dengan memberikan cek kosong kepada pemerintah," katanya saat dihubungi Sindonews, Sabtu (23/2/2103).

Menurutnya, pemerintah terlalu mudah membuat aturan baik Peraturan Presiden (Perpres) maupun Peraturan Menteri (Permen). Tetapi, tidak membuat aturan main yang mendasar terlebih dahulu. Sehingga bobot aturannya kurang baik.

"Karena itu, saya melihat, masih lebih baik tidak ada UU Perdagangan karena hanya menyerahkan kita kepada pihak asing. RUU Perdagangan ini sebenarnya hanya penyesuaian yang sudah diatur oleh WTO (World Trade Organization). Harusnya, kita menjadi tuan di negeri sendiri," jelas dia.

Ngadiran menuturkan, pemerintah Indonesia seharusnya mempunyai keberanian dalam memberikan perlindungan terhadap pengusaha atau industri dalam negeri. "jadi, ngapain membuat UU, hanya menghabiskan duit saja. Toh, aturannya tidak berpihak pada industri dalam negeri," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UU Cipta Kerja Gairahkan...
UU Cipta Kerja Gairahkan Investasi dan Perdagangan Internasional
Disetujui Jadi UU, Indonesia...
Disetujui Jadi UU, Indonesia Punya Jalan Tol Perdagangan Internasional
Penimbun Minyak Goreng...
Penimbun Minyak Goreng Lakukan Kejahatan Pangan, DPR: Harus Dijerat UU Perdagangan
Ketua Umum ICCA Dukung...
Ketua Umum ICCA Dukung Pansel DK-OJK dan Implementasi UU PPSK
Pemerintah Bakal Bikin...
Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Resmi, RUU Daerah Khusus...
Resmi, RUU Daerah Khusus Jakarta Menjadi Undang-Undang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved