IHSG pekan depan berpotensi menguat
Minggu, 24 Februari 2013 - 16:52 WIB
IHSG pekan depan berpotensi menguat
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi masih memiliki potensi menguat. Kendati demikian, perlu diwaspadai adanya potensi pembalikan arah.
"Yang jelas, selama masih ada sentimen positif, maka IHSG akan selalu nyaman berada di area hijau. Apalagi jika aksi profit taking belum terlalu banyak, sehingga makin memperkokoh IHSG di zona hijaunya," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Minggu (24/2/2013).
Menurut dia, dari volume dan nilai perdagangan jika sudah mulai berkurang, maka waspadai pembalikan arah. Semakin tinggi IHSG melaju, maka keingginan profit taking akan semakin besar dan peluang untuk terjun bebas makin terbuka lebar.
"Untuk itu, selalu mewaspadai adanya potensi pembalikan arah dan jangan terlalu terlena dengan eforia kenaikan yang terjadi," ujarnya.
Sejumlah data yang akan dirilis pekan depan perlu dicermati, Seperti HSBC Manufacturing PMI China; Dallas Fed Mfg Business Index, House Price Index (MoM), Consumer Confidence, New Home Sales.
Selain itu, Richmond Manufacturing Index, Durable Goods Orders, Initial Jobless Claims AS;Consumer Confidence, Current Account, Industrial Production, Manufacturing BSI IndexKorSel; Gfk Consumer Climate, Unemployment Rate, CPIJerman; Consumer ConfidencePerancis; Consumer ConfidenceEropa; dan lainnya.
Reza menambahkan, cermati juga sentimen dari masih adanya rilis kinerja para emiten global maupun spekulasi terhadap kebijakan The Fed yang ingin membatasi program pembelian obligasinya serta kebijakan pemerintahan China yang berencana membatasi sektor properti untuk mencegah terjadinya property bubble.
Sementara dari dalam negeri, kemungkinan sentimen masih akan digerakkan dari berbagai macam berita kinerja emiten di berbagai media dan diakhir pekan kemungkinan akan dirilis data inflasi Februari 2013. Untuk sektoral, diperkirakan sektor industri dasar, aneka industri, keuangan, dan perdagangan masih akan menggerakkan IHSG.
Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan, antara lain BBRI, BMRI, SMGR, ASII, CTRA, BKSL, CTRP, LPCK, MNCN, IDKM, RALS, ERAA.
"Yang jelas, selama masih ada sentimen positif, maka IHSG akan selalu nyaman berada di area hijau. Apalagi jika aksi profit taking belum terlalu banyak, sehingga makin memperkokoh IHSG di zona hijaunya," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Minggu (24/2/2013).
Menurut dia, dari volume dan nilai perdagangan jika sudah mulai berkurang, maka waspadai pembalikan arah. Semakin tinggi IHSG melaju, maka keingginan profit taking akan semakin besar dan peluang untuk terjun bebas makin terbuka lebar.
"Untuk itu, selalu mewaspadai adanya potensi pembalikan arah dan jangan terlalu terlena dengan eforia kenaikan yang terjadi," ujarnya.
Sejumlah data yang akan dirilis pekan depan perlu dicermati, Seperti HSBC Manufacturing PMI China; Dallas Fed Mfg Business Index, House Price Index (MoM), Consumer Confidence, New Home Sales.
Selain itu, Richmond Manufacturing Index, Durable Goods Orders, Initial Jobless Claims AS;Consumer Confidence, Current Account, Industrial Production, Manufacturing BSI IndexKorSel; Gfk Consumer Climate, Unemployment Rate, CPIJerman; Consumer ConfidencePerancis; Consumer ConfidenceEropa; dan lainnya.
Reza menambahkan, cermati juga sentimen dari masih adanya rilis kinerja para emiten global maupun spekulasi terhadap kebijakan The Fed yang ingin membatasi program pembelian obligasinya serta kebijakan pemerintahan China yang berencana membatasi sektor properti untuk mencegah terjadinya property bubble.
Sementara dari dalam negeri, kemungkinan sentimen masih akan digerakkan dari berbagai macam berita kinerja emiten di berbagai media dan diakhir pekan kemungkinan akan dirilis data inflasi Februari 2013. Untuk sektoral, diperkirakan sektor industri dasar, aneka industri, keuangan, dan perdagangan masih akan menggerakkan IHSG.
Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan, antara lain BBRI, BMRI, SMGR, ASII, CTRA, BKSL, CTRP, LPCK, MNCN, IDKM, RALS, ERAA.
(rna)
Lihat Juga :