Mentan: Sapi impor murah karena digembalakan

Senin, 25 Februari 2013 - 12:37 WIB
Mentan: Sapi impor murah...
Mentan: Sapi impor murah karena digembalakan
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertanian (Mentan), Suswono mengemukakan, para peternak sapi di Australia dan Selandia Baru tidak perlu membeli makanan untuk sapi-sapi mereka. Karena di negara tersebut, sapi-sapi dilepas di padang rumput yang luas untuk makan. Sehingga, harga sapi impor asal Australia dan Selandia Baru bisa lebih murah daripada sapi lokal Indonesia.

"Sapi-sapi Australia dan Selandia Baru itu sangat efisien karena mereka enggak pernah dikasih makan, tapi digembalakan. Sementara, sapi kita dipelihara secara intensif, jadi butuh biaya," tutur Suswono usai Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga Pangan di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (25/2/2013).

Karena itu, dia meminta agar pemerintah memberikan insentif bagi sapi lokal agar tidak kalah dari sapi impor. Misalnya dalam biaya pengangkutan. "Jadi harus ada perlindungan harga di dalam negeri. Mengangkut dari NTT dan NTB itu lebih mahal dari Darwin (Australia). Saya kira ini harus benahi," ujarnya.

Menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini meminta pemberian diskon untuk pengangkutan sapi dengan Kereta Api. "Nanti ada semacam diskon harga dalam mengangkut sapi dari NTT dan NTB, dan di Jawa Timur diangkut pakai KA dalam bentuk daging beku. Jadi harus ada diskon lah," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta salah satu maskapai penerbangan milik negara, yakni Merpati, untuk memberikan diskon bagi pengiriman sapi dari sentra produksi daging sapi ke sejumlah daerah. "Merpati juga siap mengangkut dari daerah lain ke Jakarta dan ada diskon. Kalau ini berjalan, daging kita bisa bersaing dengan daging impor," tutup Suswono.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
12 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
32 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved