Petani keluhkan fluktuasi harga sayuran

Senin, 25 Februari 2013 - 15:22 WIB
Petani keluhkan fluktuasi...
Petani keluhkan fluktuasi harga sayuran
A A A
Sindonews.com - Fluktuasi harga sayuran menyebabkan petani merugi dan menghentikan menanam komoditas. Sebaliknya, di saat pasokan menipis harga komoditas sayur melonjak tinggi.

Menurut Ketua Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Madani, Cece Rohman, tingginya harga sejumlah komoditas sayur di pasaran, akibat minimnya pasokan. Dia mencontohkan, harga tomat saat ini berkisar Rp15 ribu per kilogra (kg). Tingginya harga tomat disebabkan minimnya suplai tomat dari petani sayur di Jawa Barat.

Minimnya pasokan tomat dan sejumlah komoditas sayur lainnya dikarenakan petani berhenti menanam komoditas tersebut. "Fluktuasi harga yang tidak menentu, menyebabkan mereka menghentikan menanam beberapa komoditas sayuran. Pada akhir 2012, harga tomat di tingkat petani Rp200 per kg. Harga tersebut menyebabkan petani rugi dan tidak mau menanam tomat lagi," kata Cece kepada wartawan di Bandung, Senin (25/2/2013).

Menurut dia, harga tomat pada musim panen akhir tahun lalu tidak cukup untuk menutup ongkos produksi serta transportasi. Ketika itu, banyak petani memilih tidak memanen dan membiarkan tomatnya membusuk. Sementara, ketika petani tidak menanam tomat, harga tomat di tingkat petani mencapai Rp7 ribu sampai Rp9 ribu per kg.

Kondisi tersebut, lanjut dia, tidak hanya terjadi pada komoditas tomat. Komoditas lainnya seperti kubis, sawi, seledri, bawang daun, buncis, daun kol, dan lainnya juga mengalami hal serupa. Harga komoditas tersebut sering kali naik turun sesuai pasar. Pada musim panen, harga sawi pernah dibeli Rp100 per kg. Saat ini, harga jual sawi ditingkat petani bisa mencapai Rp1.400 per kg.

Saat ini, harga sejumlah komoditas sayuran ditingkat petani cukup bagus. Kubis dibeli pada kisaran Rp1.600 per kg, sawi Rp1400 per kg, seledri Rp3.500 per kg, bawang daun Rp4.500 per kg, buncis Rp3.500 per kg, dan daun kol Rp3.000 per kg.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini 5 Manfaat Makan...
Ini 5 Manfaat Makan Banyak Buah dan Sayuran Berwarna Hijau
Buavita Gelar Kampanye...
Buavita Gelar Kampanye AyoMinumBuah
Anak Anda Enggak Doyan...
Anak Anda Enggak Doyan Sayuran? Jangan Khawatir, Cobalah Tips Berikut Ini
Puluhan Tahun Hanya...
Puluhan Tahun Hanya Makan Buah dan Sayur, Influencer Vegan Meninggal karena Kelaparan
10 Buah dan Sayuran...
10 Buah dan Sayuran Rendah Gula, Baik untuk Penderita Diabetes
Aseibssindo Minta Pemerintah...
Aseibssindo Minta Pemerintah Tetapkan Kebijakan Relaksasi Impor Produk Buah dan Sayur
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved