Swiss minati tas rotan dan tas batik Indonesia

Senin, 25 Februari 2013 - 15:37 WIB
Swiss minati tas rotan...
Swiss minati tas rotan dan tas batik Indonesia
A A A
Sindonews.com - Dalam Pameran MUBA 2013 yang diselenggarakan mulai 22 Februari hingga 3 Maret 2013 di Swiss, sejumlah produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia mendapat perhatian khusus dari para pengunjung.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami mengatakan, beberapa produk yang diminati tersebut, di antaranya tas rotan dan tas batik. "Masyarakat Swiss ternyata sangat menyukai produk-produk Indonesia. Produk yang banyak diminati, antara lain tas rotan, tas batik, bahan makanan organik, selendang, perhiasan perak, lampu dari kulit kerang, patung dari kayu dan kursi kayu," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (25/2/2013).

Pada Pameran MUBA kali ini, Kementerian Perdagangan berhasil mengkoordinir 48 perusahaan UKM untuk turut berpartisipasi. Selama dua hari pameran jumlah pengunjung Paviliun Indonesia di Pameran tersebut mencapai sekitar 16 ribu orang. Sementara, nilai transaksi retail yang berhasil diraup selama dua hari sebesar USD78 ribu.

Sebelumnya, Gusmardi menyatakan, Swiss merupakan salah satu pasar potensial Indonesia. "Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per kapita Swiss adalah yang terbesar ke‐15 di dunia, yaitu USD43,3 ribu," katanya.


Neraca perdagangan Indonesia-Swiss menunjukkan defisit perdagangan untuk Indonesia. Gusmardi berharap kehadiran Indonesia dalam pameran MUBA kali ini dapat mengurangi defisit bagi Indonesia, dan menyeimbangkan perdagangan kedua negara.

Sebagai catatan, defisit perdagangan Indonesia terhadap Swiss terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2011, nilai ekspor Indonesia ke Swiss hanya USD123,6 juta, padahal impor dari Swiss USD623,9 atau terjadi defisit USD500,2 juta.

Defisit perdagangan Indonesia dari Swiss berturut-turut dari 2008 sampai 2010 adalah USD141,1 juta, USD259,1 juta, dan USD293,7 juta
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Warnai Pasar Kaos dan...
Warnai Pasar Kaos dan Totebag Anak Muda, Katote Hadir dengan Desain Unik Sarat Makna
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kreatif Gusar...
Industri Kreatif Gusar Gara-gara RPP Kesehatan
Misi Flux Creative Universe...
Misi Flux Creative Universe Membangun Avengers di Industri Kreatif
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved