Investasi emas berjangka dinilai prospektif

Selasa, 26 Februari 2013 - 15:33 WIB
Investasi emas berjangka...
Investasi emas berjangka dinilai prospektif
A A A
Sindonews.com - Investasi emas akan menjadi tren bisnis investasi berjangka (future) pada 2013. Produk ini memiliki harga yang stabil dan cenderung meningkat setiap tahun. Sementara produk lain, rentan terkena imbas inflasi.

"Nilai uang akan mudah tergerus inflasi, kalau logam mulia seperti emas lebih bagus," jelas Vice President Reasch and Analysis, Nico Omer Joncheere pada pembukaan PT Valbury Asia Future Yogyakarta, Selasa (26/2/2013).

Menurutnya, dalam 17 bulan terakhir harga emas mencapai USD1.150 hingga USD1.800. Setiap bulan harga cenderung meningkat, diprediksi akan terjadi kenaikan per hari hingga USD50-200 per ons troi.

Selain itu, investor juga aktif melakukan cash inflow dan likuiditas agar memiliki dana segar untuk investasi. "Emas masih akan menjadi pilihan untuk investasi berjangka," ujarnya.

Sementara, Board of Comisaris Valbury Group, Sherman Rama Khrisna mengatakan, kehadiran Valbury di Yogyakarta akan menambah ramainya bisnis investasi berjangka. Sebelumnya, Valbury telah hadir dengan menggunakan nama PT Megah Tama Berjangka.

Namun, karena aturan anak perusahaan ini harus berganti nama dan menggunakan branding nasional. "Kita akan lebih kepada bagaimana melayani nasabah lebih aman dan nyaman," tuturnya.

Vice President Valbury Yogyakarta, Roy Peterson mengatakan, Valbury siap untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan mahasiswa terkait bisnis future. Valbury juga banyak memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan melakukan kerja sama dengan kalangan kampus.

"Kita siap berikan layanan terbaik kepada nasabah, baik produk emas, saham maupun mata uang," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved