Apindo tagih janji Menakertrans

Rabu, 27 Februari 2013 - 15:29 WIB
Apindo tagih janji Menakertrans
Apindo tagih janji Menakertrans
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendesak Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar segera merealisasikan janjinya mengabulkan 80 persen permohonan penangguhan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Apindo mengemukakan, saat ini baru sekitar sepertiga penangguhan UMP yang telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah.

"Itu menurut (Menakertrans) Muhaimin, tapi sekarang yang terkabul baru sepertiga. Minta tolonglah itu terjadi dalam bulan-bulan ini juga, jangan cuma janji-janji kosong lagi. Itu pekerjaan rumah dia," ucap Ketua Umum Apindo, Sofjan Wanandi ketika ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (27/2/2013).

Sofjan mengatakan, saat ini proses penangguhan UMP di sejumlah daerah masih mengalami berbagai hambatan. Misalnya, di Provinsi Jawa Barat, penangguhan UMP terganngu oleh pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pihaknya berharap proses penangguhan UMP dapat segera diselesaikan.

"Memang belum ada kemajuan dari yang sepertiga yang dikasih gubernur-gubernurnya. Tapi, alasan Jabar itu kan masih Pilkada, jadi belum selesai. Barangkali ada kemajuan setelah ini," sambungnya.

Lebih lanjut, salah satu pendiri CSIS ini mengapresiasi pemerintah pusat yang mendorong agar para Gubernur tidak mempersulit proses penangguhan UMP. "Tapi sampai sekarang ada keinginan dari pemerintah, Menko Ekonomi maupun Menperin untuk mendorong Gubernur mempercepat izin penangguhan itu supaya jangan ada PHK di dalam perusahaan-perusahaan padat karya," pungkas dia.

Sebelumnya diberitakan, Menakertrans Muhaimin Iskandar telah menyatakan bahwa sekitar 80 persen pengajuan penangguhan UMP akan dikabulkan. "Prediksi saya akan terjadi penangguhan sekitar 80 persen dari 900-an itu, sekitar 600 perusahaan yang ditangguhkan," ungkap Muhaimin, baru-baru ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
56 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved