BTN bukukan laba bersih 2012 Rp1,4 triliun
Rabu, 27 Februari 2013 - 18:07 WIB
BTN bukukan laba bersih 2012 Rp1,4 triliun
A
A
A
Sindonews.com - Bank Tabungan Negara (BTN) menyatakan berhasil mencetak laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,4 triliun sepanjang 2012. Pertumbuhan laba yang diraup BTN tersebut mencapai 21,93 persen.
"Perolehan laba ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) sebesar Rp4,7 triliun. Bank BTN berhasil meraup keuntungan dari pendapatan operasional sebesar Rp1,9 triliun. Pendapatan ini sudah termasuk yang diperoleh dari fee base income (FBI) sebesar Rp577 miliar," terang Direktur Utama BTN, Maryono dalam konferensi pers pemaparan kinerja kuartal IV BTN di Kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Pada periode yang sama 2011, perseroan meraup laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,1 triliun. Peningkatan laba ini sejalan dengan peningkatan NIM perseroan tahun 2012 sebesar 5,83 persen atau meningkat 5,76 persen dibanding tahun sebelumnya.
BTN juga mencatat asetnya tumbuh 25,4 persen dari Rp89,1 triliun pada 2011 menjadi Rp111,7 triliun pada 2012. Pada tahun ini aset BTN menembus di atas Rp100 triliun, sesuai dengan yang ditargetkan.
Sementara itu, BTN mencatatkan kredit perseroan cukup tinggi selama 2012. Kredit dan pembiayaan BTN tumbuh 28,1 persen dibanding kredit dan pembiayaan di 2011. Per 31 Desember 2012, kredit dan pembiayaan yang disalurkan BTN mencapai Rp81,4 triliun.
Tahun 2011 pada posisi yang sama, kredit dan pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp63,6 triliun. Pertumbuhan kredit ini di atas pertumbuhan rata-rata industri yang berada di sekitar 23 persen.
"Perolehan laba ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) sebesar Rp4,7 triliun. Bank BTN berhasil meraup keuntungan dari pendapatan operasional sebesar Rp1,9 triliun. Pendapatan ini sudah termasuk yang diperoleh dari fee base income (FBI) sebesar Rp577 miliar," terang Direktur Utama BTN, Maryono dalam konferensi pers pemaparan kinerja kuartal IV BTN di Kantornya, Jakarta, Rabu (27/2/2013).
Pada periode yang sama 2011, perseroan meraup laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,1 triliun. Peningkatan laba ini sejalan dengan peningkatan NIM perseroan tahun 2012 sebesar 5,83 persen atau meningkat 5,76 persen dibanding tahun sebelumnya.
BTN juga mencatat asetnya tumbuh 25,4 persen dari Rp89,1 triliun pada 2011 menjadi Rp111,7 triliun pada 2012. Pada tahun ini aset BTN menembus di atas Rp100 triliun, sesuai dengan yang ditargetkan.
Sementara itu, BTN mencatatkan kredit perseroan cukup tinggi selama 2012. Kredit dan pembiayaan BTN tumbuh 28,1 persen dibanding kredit dan pembiayaan di 2011. Per 31 Desember 2012, kredit dan pembiayaan yang disalurkan BTN mencapai Rp81,4 triliun.
Tahun 2011 pada posisi yang sama, kredit dan pembiayaan yang disalurkan sebesar Rp63,6 triliun. Pertumbuhan kredit ini di atas pertumbuhan rata-rata industri yang berada di sekitar 23 persen.
(gpr)
Lihat Juga :