Inflasi bisa terkendali pada Maret dan April

Sabtu, 02 Maret 2013 - 11:57 WIB
Inflasi bisa terkendali...
Inflasi bisa terkendali pada Maret dan April
A A A
Sindonews.com - Tingginya laju inflasi pada Februari 2013 disebabkan regulasi impor sebagai kepentingan swasembada pangan. Namun, pada Maret dan April, inflasi diharapkan kembali bisa dikendalikan.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan kebijakan Fiskal (BKF), Bambang PS Brodjonegoro seperti dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Sabtu (2/3/2013).

Menurutnya, inflasi Februari sebesar 0,75 persen adalah efek dari regulasi pembatasan impor, sehingga mengganggu harga buah maupun daging menjadi mahal. Ke depan, Kementerian Pertanian perlu benar-benar memperhatikan untuk tidak hanya terpaku kepada kepentingan swasembada, tetapi juga mempertimbangkan dampak inflasi.

"Kalau harga domestik tinggi yang rugi masyarakat secara keseluruhan," ujar Bambang.

Menurutnya, kebijakan untuk pangan ini dikoordinasikan di Kantor Menko Perekonomian dan mudah-mudahan dapat diatasi untuk tidak memicu inflasi.
"Kita lihat jangka panjang untuk Maret dan April ini bisa dinetralisir, karena kebijakan pembatasan impor yang kurang memperhatikan kebutuhan di dalam negeri," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved