KAI ngeluh tarif KRL Jabodetabek terlalu murah

Senin, 04 Maret 2013 - 12:47 WIB
KAI ngeluh tarif KRL...
KAI ngeluh tarif KRL Jabodetabek terlalu murah
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengeluhkan tarif tiket Kereta Api Listrik Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (KRL Jabodetabek) masih terlalu murah. Padahal, investasi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan KRL Jabodetabek sangat besar.

"KRL Jakarta, jarak terjauh sampai stasiun Bogor hanya Rp2.000. Kalau yang (KRL) AC Rp9.000. Jadi ini tantangan berat karena uangnya kecil-kecil, sementara investasinya besar," kata Direktur Utama KAI, Ignasius Jonan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/3/2013).

Jonan mengatakan, sudah sepuluh tahun harga tiket KRL ekonomi tidak pernah naik. "Yang ekonomi itu sudah sekitar 10 tahun enggak naik-naik," ucapnya.

Menurut dia, tarif ini perlu segera disesuaikan agar operasional KRL Jabodetabek bisa tetap berjalan dengan baik. Apalagi dalam satu hari, KRL Jabodetabek melayani 550 perjalanan.

Untuk tarif KRL AC Jabodetabek, Jonan mengaku juga sulit untuk mempertahankan tarif tiket di angka Rp.9000 terus. Pasalnya, KAI sama sekali tidak mendapat subsidi untuk operasional KRL jenis AC. Sehingga, harga tiket KRL AC Jabodetabek harus segera dinaikan jika terjadi pembengkakan biaya.

"Yang Rp.9000, tidak ada subsidi dari pemerintah, perawatannya juga dibebankan pada konsumen," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
51 menit yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
1 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
10 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
11 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
11 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
11 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved