BNI dekatkan layanan modal bagi UMKM
Senin, 04 Maret 2013 - 17:25 WIB
BNI dekatkan layanan modal bagi UMKM
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia resmi mengoperasionalkan kantor Kas Cokroaminoto, Yogyakarta. Outlet ke-26 di Area Yogyakarta ini, akan semakin mendekatkan dengan masyarakat dapat membantu pengembangan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendapatkan akses modal.
“Pembukaan kantor kas ini diharapkan bisa memberikan akses bagi UMKM yang ada di yogyakarta,” kata Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pada peresmian Kantor Kas BNI Cokroaminoto Yogyakarta, Senin (4/3/2013).
Menurut Haryadi, lokasi kantor kas yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto, Wirobarajan sudah sangat tepat. Selain berada di lokasi strategis juga dekat dengan pasar. Ini akan menjadikan masyarakat lebih mudah dalam mengakses layanan perbankan. Baik mendapatkan modal melalui pengajuan kredit maupun melakukan simpanan dan transaksi yang lain. “Ini sangat strategis dan dekat dengan pasar,” jelasnya.
Head of Business Banking BNI Kanwil Semarang, Siwi Peni mengatakan, dengan hadirnya kantor kas ini berarti ada 1.612 outlet BNI di seluruh Indonesia. Khusus di wilayahnya ada 137 di Jawa Tengah dan 26 outlet di DIY.
Outlet yang telah diresmikan ini diharapkan dapat menghimpun dana Rp50 miliar selama 3 bulan pertama dan berkontribusi pada sektor UMKM DIY. Penambahan outlet ini, merupakan salah satu kebijakan dari BNI untuk mempermudah masyarakat untuk melakukan akses perbankan. Baik untuk mendapatkan kredit, tabungan maupun transaksi yang lain. “Kita targetkan bisa menghimpun dana hingga Rp50 milliar sampai tiga bulan kedepan,” jelas Siwi.
BNI, ujar dia, juga akan membuka layanan kas mobile, menggunakan mobil gerak. Ini akan memudahkan bagi nasabah yang tinggal di pinggiran. Disamping itu juga sudah disediakan 118 anjungan tunai mandiri (ATM) di seluruh DIY.
Khusus UMKM, Bank BNI akan memberikan layanan kredit hingga Rp1 miliar. Mereka juga akan memaksimalkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sampai Rp150 miliar, kredit melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha. “Kita memandang Yogyakarta memiliki potensi UMKM yang harus di-support,” tandasnya.
“Pembukaan kantor kas ini diharapkan bisa memberikan akses bagi UMKM yang ada di yogyakarta,” kata Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pada peresmian Kantor Kas BNI Cokroaminoto Yogyakarta, Senin (4/3/2013).
Menurut Haryadi, lokasi kantor kas yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto, Wirobarajan sudah sangat tepat. Selain berada di lokasi strategis juga dekat dengan pasar. Ini akan menjadikan masyarakat lebih mudah dalam mengakses layanan perbankan. Baik mendapatkan modal melalui pengajuan kredit maupun melakukan simpanan dan transaksi yang lain. “Ini sangat strategis dan dekat dengan pasar,” jelasnya.
Head of Business Banking BNI Kanwil Semarang, Siwi Peni mengatakan, dengan hadirnya kantor kas ini berarti ada 1.612 outlet BNI di seluruh Indonesia. Khusus di wilayahnya ada 137 di Jawa Tengah dan 26 outlet di DIY.
Outlet yang telah diresmikan ini diharapkan dapat menghimpun dana Rp50 miliar selama 3 bulan pertama dan berkontribusi pada sektor UMKM DIY. Penambahan outlet ini, merupakan salah satu kebijakan dari BNI untuk mempermudah masyarakat untuk melakukan akses perbankan. Baik untuk mendapatkan kredit, tabungan maupun transaksi yang lain. “Kita targetkan bisa menghimpun dana hingga Rp50 milliar sampai tiga bulan kedepan,” jelas Siwi.
BNI, ujar dia, juga akan membuka layanan kas mobile, menggunakan mobil gerak. Ini akan memudahkan bagi nasabah yang tinggal di pinggiran. Disamping itu juga sudah disediakan 118 anjungan tunai mandiri (ATM) di seluruh DIY.
Khusus UMKM, Bank BNI akan memberikan layanan kredit hingga Rp1 miliar. Mereka juga akan memaksimalkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sampai Rp150 miliar, kredit melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BNI Wirausaha. “Kita memandang Yogyakarta memiliki potensi UMKM yang harus di-support,” tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :