Indeks Dow Jones cetak rekor baru

Kamis, 07 Maret 2013 - 08:47 WIB
Indeks Dow Jones cetak...
Indeks Dow Jones cetak rekor baru
A A A
Sindonews.com - Saham-saham d Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu malam waktu setempat mayoritas ditutup naik tipis. Sementara Indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor baru didukung data pekerja sektor swasta yang lebih baik dari perkiraan.

Data pasar tenaga kerja sektor swasta memberikan sentimen positif. Data gaji tenaga kerja (payrolls) dari ADP seiring menguatnya sektor perumahan sektor jasa. Data ini memberi kontribusi terhadap menguatnya Dow Jones ke level baru, sekaligus mendorong Indeks S&P 500 hanya 1,5 persen mendekati rekor yang telah diciptakannya.

Dukungan dari The Fed mengenai stimulus monetre dan valuasi ekuitas yang positif dibanding kelas aset lainnya juga mendorong indeks menguat.

"Ketika indeks mencapai rekor tinggi akan memicu introspeksi harga saham sudah overvalued, tapi saya tidak mengharapkan indeks terkoreksi karena alasan kita hanya menguat terbatas," kata Kepala Strategi Pasar di Ameriprise Financial, David Joy, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (7/3/2013).

Pada perdagangan semalam, The Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup naik 42,47 poin atau 0,30 persen ke 14.296,24, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) naik tipis 1,67 poin atau 0,11 persen ke 1.541,46, Nasdaq Composite Index (IXIC) tergelincir 1,77 poin atau 0,05 persen menjadi 3.222,36.

Indeks Dow Jones pada awal perdagangan mencatat intraday sesi sebelumnya pada level 14.320,65. Pada Selasa waktu setempat, Dow Jones berakhir pada level 14.253,77, mendekati rekor Oktober 20007 di 14.164,53. Sepanjang tahun ini, Dow Jones sudah naik 9,1 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
53 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved