Banyak kredit macet, Bank Jatim pangkas penyaluran KUR

Kamis, 07 Maret 2013 - 18:29 WIB
Banyak kredit macet,...
Banyak kredit macet, Bank Jatim pangkas penyaluran KUR
A A A
Sindonews.com - PT Bank Pembagunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mengurangi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pasalnya, kredit macet di Bank Jatim mayoritas disumbangkan oleh KUR sebesar 10 persen.

Direktur Bank Jatim, Hadi Sukrianto mengatakan, tahun ini pihaknya mengurangi nilai penyaluran kredit. Jika pada 2012 penyaluran KUR mencapai RP997 miliar, maka tahun ini berkurang menjadi Rp750 miliar.

"Hingga akhir tahun kami menargetkan NPL (Non Performing Loan) hanya sebesar 1,5 Persen," kata Hadi kepada Wartawan di Kantor Utama Bank Jatim, Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, Kamis (7/3/2013).

Dia menjelaskan, per Januari 2013 tingkat gagal bayar di Bank plat merah itu mencapai 3,25 persen dari debitur. Persentase ini naik dibanding priode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 2,96 Persen.

Menurut Hadi, tingginya kredit macet dalam penyaluran KUR ini psikologis yang terjadi di masyarakat. Sebagian masyarakat masih menganggap bahwa KUR tersebut adalah dana hibah dari pemerintah sehingga tidak perlu dikembalikan. Selain itu, kredit macet ini juga disebabkan sejumlah bisnis yang dijalankan oleh Debitur dengan sumber modal dari KUR juga mengalami gangguan.

Kemudian, lanjutnya, lamanya proses klaim asuransi atas KUR bermasalah ini juga berkontribusi dalam tingginya nilai NPL. Dia mengaku, NPL Bank Jatim memang masih tinggi, namun alasan itu tidak dijadikan sebagai pembatasan penyaluran kredit.

"Penyaluran kredit tetap, hanya saja akan lebih selektif. Baik pada tingkat risiko usaha maupun peluang untuk pengembalian. Kalau memang usaha itu prospek, akan kami biayai," tegasnya.

Sementara itu, dari data yang dihimpun di Bank Jatim, tercatat per Januari 2013 penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp22,93 miliar. Jumlah tersebut naik dibanding tahun lalu sebesar Rp21,07 miliar.

Kemudian Giro sebesar Rp10,46 miliar, naik dibanding tahun lalu Rp9,42 miliar, Tabungan tercatat Rp7,45 miliar, naik dibanding tahun lalu Rp6,42 miliar.

Untuk Deposito sebesar Rp5,00 miliar, turun dibanding tahun lalu Rp5,23 miliar dan kredit tercatat Rp18,32 miliar, naik dibanding tahun lalu sebesar Rp15,89 miliar. Selanjutnya untuk laba, tercatat Rp115,53 juta, naik dibanding tahun lalu sebesar Rp104,52 juta.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selama Triwulan I 2021,...
Selama Triwulan I 2021, Bank Jatim Bukukan Laba Bersih Rp448 Miliar
Triwulan III 2020, Bank...
Triwulan III 2020, Bank Jatim Cetak Laba Bersih Rp1,1 Triliun
Busrul Iman Resmi Jabat...
Busrul Iman Resmi Jabat Dirut Bank Jatim
Melaju Terus Tanpa Batas,...
Melaju Terus Tanpa Batas, Aset Bank Jatim Tembus Rp101 Triliun
Laba Bank Jatim Tembus...
Laba Bank Jatim Tembus Rp. 1 Triliun di Semester Satu
Bank Jatim Siapkan Capex...
Bank Jatim Siapkan Capex Rp300 Miliar di 2021
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
29 menit yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
1 jam yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
1 jam yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
1 jam yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved