IHSG rawan aksi profit taking

Jum'at, 08 Maret 2013 - 08:14 WIB
IHSG rawan aksi profit...
IHSG rawan aksi profit taking
A A A
Sindonews.com - Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono memproyeksikan akan adanya aksi ambil untung (profit taking) pada perdagangan hari ini pasca Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor terbarunya kemarin.

"Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi ditengah ancaman aksi ambil untung," kata Purwoko, Jumat (8/3/2013).

Purwoko menerangkan, perlu diwaspadai kenaiakn IHSG kemarin tidak diiringi oleh volume transaksi perdagangan. "Kami melihat volume justru mengalami penurunan pada perdagangan kemarin. Kisaran support-resistance 4.830-4.865," tegas dia.

Pada perdagangan kemarin, IHSG kembali mencatat rekor tertinggi mengikuti Dow Jones yang juga berada dalam rekor tertinggi malam sebelumnya.

Dia menilai, sentimen positif berasal dari pertumbuhan tenaga kerja oleh sektor swasta yang lebih baik dari perkiraan dan juga pernyataan Bank sentral AS bahwa ekonomi saat ini sedang bertumbuh.

"Sektor swasta menambah tenaga kerjanya sebanyak 198.000 orang, lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar 170.000 orang," sambungnya.

Dalam Beige Book Survey, lanjut Purwoko, The Fed mengungkapkan saat ini ekonomi AS sedang bertumbuh ditengah meningkatnya permintaan rumah dan auto. "Investor tampaknya juga merespon berbagai sinyal positif baik dari AS, China, ataupun Jepang yang menunjukkan arah pemulihan," katanya.

Disisi lain, pergerakan indeks regional masih dibayangi oleh aksi tunggu investor akan langkah yang diambil ECB dalam menyikapi kondisi politik di Italia yang tidak stabil, dimana hal tersebut dinilai bisa menghambat pemulihan di benua tersebut.

"Dari dalam negeri, laporan keuangan dari beberapa emiten tampaknya juga menjadi perhatian pasar," ungkap dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Menghijau,...
IHSG Diprediksi Menghijau, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
3 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
3 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
4 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
4 jam yang lalu
Infografis
Kecam Respons Universitas...
Kecam Respons Universitas atas Aksi Bela Gaza, 1.000 Wisudawan Harvard Walkout
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved