Harga minyak di perdagangan Asia mixed

Selasa, 12 Maret 2013 - 10:54 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia mixed
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini mixed setelah beban di pasar saham regional berkurang oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi China.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April naik 15 sen menjadi USD92,21 per barel dalam perdagangan pagi. Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April turun dua sen menjadi USD110,18 di perdagangan volatile.

Kebanyakan saham regional didukung oleh peningkatan data ekonomi Amerika Serikat, di mana optimisme di sektor pekerjaan memicu keyakinan atas kesehatan ekonomi terbesar di dunia itu.

Data resmi yang dirilis Jumat menunjukkan tingkat pengangguran AS tergelincir ke level terendah dalam empat tahun sebesar 7,7 persen, setelah pertumbuhan pekerjaan mengambil lebih dari yang diharapkan.

Namun, Analis lain mengatakan, investor prihatin atas sinyal perlambatan ekonomi kedua terbesar di dunia, China. Inflasi China tercatat tertinggi dalam 10 bulan pada Februari 2013. Sementara pertumbuhan produksi industri dan penjualan ritel menurun.

"Rilis data selama akhir pekan menunjukkan bahwa rebound ekonomi China cepat goyah dari yang kita duga," kata peneliti dari rumah Capital Economics dalam sebuah laporannya, seperti dilansir Global Post, Selasa (12/3/2013).

"Pertumbuhan produksi industri dan penjualan ritel melambat dalam dua bulan pertama tahun ini ... kami percaya pertumbuhan cenderung melambat hingga akhir tahun ini," tambahnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved