Ekonom: Deflasi akibat penurunan harga pangan wajar

Selasa, 12 Maret 2013 - 13:43 WIB
Ekonom: Deflasi akibat...
Ekonom: Deflasi akibat penurunan harga pangan wajar
A A A
Sindonews.com- Pengamat ekonomi, Aviliani menanggapi positif pernyataan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Kebijakan Fiskal (BKF) yang menyatakan, bahwa pada Maret dan April akan terjadi deflasi yang disebabkan penurunan harga pangan.

"Oh, kalau terjadi (deflasi pada Maret dan April) bagus dong," katanya saat dihubungi Sindonews, di Jakarta, Selasa (12/3/2013).

Menurut Aviliani, terjadinya deflasi yang diakibatkan penurunan harga pangan adalah sesuatu yang wajar. "Sebenarnya, inflasi tinggi yang terjadi itu akibat kenaikan harga pangan. Jadi, normal saja apabila permintaan (bahan pangan) harga-harga bahan pangan akan turun," jelasnya.

Aviliani mengatakan, pemerintah wajib menjaga stok pangan dan mengawasi distributor bahan. Karena, hal tersebut terbukti menjadi sumber utama terjadinya inflasi yang tinggi.

"Ke depan pemerintah harus menjaga stok pangan dan mengawasi serta memantau distributor (bahan pangan), agar permintaan bahan pangan tetap wajar sehingga tidak memicu inflasi (lagi)," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo memproyeksikan, deflasi berpeluang terjadi pada Maret 2013. Pasalnya, laju inflasi pada Maret diproyeksi relatif terkendali dan stabil.

Dia menilai, deflasi akan terjadi sehubungan dengan membaiknya harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti harga emas yang mengalami penurunan bulan ini. Deflasi pada Maret juga akan terdorong dengan potensi turunnya harga minyak goreng.

"Saya kira harga akan terjaga di Maret ini, bahkan sebagian besar deflasi sekitar 0,2 persen. Tapi kalau jadi elpiji naik 35 persen bisa mendorong inflasi 0,5 persen karena masyarakat mengapresiasinya," ungkap Sasmito, belum lama ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
19 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
52 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved