Mandala ingin ubah persepsi masyarakat naik pesawat

Kamis, 14 Maret 2013 - 13:07 WIB
Mandala ingin ubah persepsi...
Mandala ingin ubah persepsi masyarakat naik pesawat
A A A
Sindonews.com - Direktur Komersial Mandala Airlines, Brata Rafly mengatakan, ada hal unik mengenai penerbangan low cost, yakni ketika penumpang terlihat kosong, bisa mendapatkan keuntungan.

"Harga tiket kami rata-rata Rp400 ribu, bahkan kalau ada promo bisa jadi lebih murah. Sehingga orang-orang bisa main booking sembarangan, bisa saja pas hari H mereka batal. Ya, kita tetap untung, begitu karena saking murahnya," ujarnya kepada Sindonews di sela-sela media briefing mengenai peluncuran pesawat Aibus A320 terbaru Mandala Airlines di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (14/3/2013).

Menurutnya, Mandala ingin mengubah persepsi dan kultur masyarakat yang menggunakan pesawat. "Fokus kita memanjakan penumpang dan culture terbang itu tidak perlu luxury. Jadi, kita meng-create suatu pemikiran pasar," ujarnya.

"Coba lihat terminal office kita, berbeda dari kantor-kantor maskapai lainnya. Jadi konsepnya lifestyle. Itu desain kantor kita dibikin sama orang yang mendesain Klub-klub malam yang ada di Jakarta," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap hadirnya Mandala yang melayani 15 destinasi pada empat negara dengan tujuh pesawat dapat merubah mindset orang asing tentang berwisata ke Indonesia yang cenderung berwisata ke daerah yang selalu sama.

"Jadi orang Singapura, selain pergi ke Bali juga kita perkenalkan tempat wisata lain, contohnya Padang. Kita juga sudah bekerja sama dengan Pemda mengenai promosi wisata di sana, begitu juga sebaliknya orang dari daerah pun bisa berwisata ke tujuan-tujuan Mandala," jelas Brata.

Dia mengaku, Mandala juga menerapkan strategi yang cukup agresif dalam segmentasi kelas penerbangan murah. "Ada beberapa promosi seperti harga promo pembelian pada 13 Maret-20 Maret, tanggal perginya April-Oktober. Jadi strategi kita cukup agresif," tuturnya.

Brata mengutarakan, bahwa dalam membuka rute baru, Mandala juga menghadapi beberapa tantangan. "Tantangan buka rute baru adalah parking slot, mengatur rute penerbangan antara tujuan yang satu dengan lainnya itu ada ilmunya sendiri," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Jam Geledah Disdikpora...
5 Jam Geledah Disdikpora DIY, KPK Bawa 32 Dokumen terkait Korupsi Stadion Mandala Krida
Dirutnya Dipanggil KPK,...
Dirutnya Dipanggil KPK, PTPP Sebut Tak Terkait Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta
Dugaan Korupsi Pembangunan...
Dugaan Korupsi Pembangunan Mandala Krida, KPK Panggil Dirut PT Arsigraphi
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Periksa 8 Saksi
KPK Panggil Sri Mulyani...
KPK Panggil Sri Mulyani terkait Korupsi Stadion Mandala Krida
Korupsi Stadion Mandala...
Korupsi Stadion Mandala Krida, KPK Panggil PPK dan Dirut PT Arshigraphi
Berita Terkini
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
18 menit yang lalu
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
31 menit yang lalu
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
51 menit yang lalu
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
1 jam yang lalu
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
1 jam yang lalu
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved