Pefindo revisi prospek peringkat MPPA

Jum'at, 15 Maret 2013 - 18:17 WIB
Pefindo revisi prospek...
Pefindo revisi prospek peringkat MPPA
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi prospek PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dari negatif menjadi stabil.

Ini menyusul upaya perseroan yang telah melakukan pembayaran utang sebesar Rp1,2 triliun pada 7 Maret 2013 dan rencana perseroan yang akan mengurangi jumlah utangnya. Manajemen MPPA menegaskan tidak memiliki rencana untuk menambah utangnya dalam waktu dekat.

Analis Pefindo, Anies Setyaningrum mengatakan, Pefindo menegaskan peringkat idA+ untuk Obligasi MPPA III/2009 dan idA+(sy) untuk Sukuk II/2009. “Peringkat tersebut mencerminkan posisi perusahaan yang kuat di pasar ritel makanan, lokasi toko yang tersebar dengan baik dan proteksi arus kas maupun struktur modal yang membaik,“ kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi tipisnya marjin bisnis ritel makanan dan ketatnya persaingan di industri tersebut.

Dengan prospek stabil, Anies menjelaskan, peringkat perseroan memungkinkan dinaikkan jika posisi bisnis MPPA menguat didukung kinerja perusahaan yang baik dan ekspansi toko yang sukses. Sementara pada saat yang sama, perseroan berhasil merealisasikan level leverage keuangan yang konsevatif.

“Namun, peringkat akan diturunkan jika perseroan secara agresif membiayai ekspansinya dengan utang yang lebih besar dari yang diproyeksikan tanpa diikuti kinerja bisnis yang lebih kuat,“ ujarnya.

MPPA merupakan salah satu ritel makanan di Indonesia. Pada akhir tahun lalu, MPPA mengoperasikan sebanyak 80 Hypermart, 26 Foodmart, 79 Boston HBC di Tanah Air. Per kuartal III/2012, saham perseroan sebanyak 50,23 persen dimiliki PT Multipolar Corporation Tbk dan 6,29 persen dimiliki Star Pasific Tbk.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Resmi! Gojek Punya 6,74%...
Resmi! Gojek Punya 6,74% Saham MPPA, Nilai Transaksi Capai Rp355 Miliar
Matahari Perkuat Lapaknya...
Matahari Perkuat Lapaknya di Shopee dengan Strategi Omni
Gegara Pandemi, Matahari...
Gegara Pandemi, Matahari Putra Prima Terus Merugi Capai Rp219,25 Miliar
Hypermart Bakal Dapat...
Hypermart Bakal Dapat Tambahan Modal dari GoTo dan Multipolar
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh...
Buka 16 Gerai Baru Hyfresh di 2021, MPPA Siapkan Rp80 Miliar
Cara Unit Usaha MPPA...
Cara Unit Usaha MPPA Menghadapi Penurunan Daya Beli dan Tantangan di Saat Pandemi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved