China bangun mitra dagang Korsel dan Jepang

Selasa, 19 Maret 2013 - 14:02 WIB
China bangun mitra dagang...
China bangun mitra dagang Korsel dan Jepang
A A A
Sindonews.com - Departemen Perdagangan China menyatakan, pihaknya akan mengadakan tiga seri pertemuan dengan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) tahun ini, untuk meningkatkan pembicaraan mitra dagang. Langkah itu dilakukan, menyikapi upaya Amerika Serikat (AS) yang mendorong kesepakatan perdagangan bebas Trans-Pacific Partnership (TPP).

Juru bicara kementerian China, Shen Danyang mengungkapkan, pembicaraan pertama three-away akan membahas perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan dua tetangga di Seoul, pada 26-28 Maret 2013. Pembicaraan kedua akan dilanjutkan di China, dan pertemuan ketiga di Jepang.

Langkah tersebut dinilai para analis sebagai inisiatif dua arah Beijing untuk kembali membangun hubungan dengan Jepang setelah ketegangan diplomatik atas sengketa pulau di Laut China Timur. Hal itu juga sebagai upaya melawan "poros" AS yang berusaha menegaskan perannya di Asia dalam menghadapi kenaikan ekonomi China.

Diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyatakan bahwa Tokyo akan bergabung dengan Trans-Pacific Partnership yang saat ini terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Australia, Selandia Baru, Chili, Peru, Vietnam, Malaysia , Brunei dan Singapura. Ekonomi negara terbesar ketiga tersebut ingin ikut negosiasi yang akan menetapkan kesepakatan hampir 40 persen output ekonomi dunia. Langkah itu diyakini bisa mengisolasi China.

"Kami akan meningkatkan komunikasi dan pembicaraan dengan pihak terkait dan mendorong kemajuan daerah kita sendiri dari perdagangan bebas," kata Shen menanggapi rencana Jepang bergabung dengan perundingan TPP, seperti dilansir Reuters, Selasa (19/3/2013).

"Kami selalu berpikir bahwa setiap perekonomian di dunia memiliki hak untuk berpartisipasi dalam proses integrasi ekonomi global dan kami selalu mengambil sikap terbuka, inklusif untuk semua upaya mendorong kerja sama regional dan dunia," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Bank Dunia: Ketidakpastian...
Bank Dunia: Ketidakpastian Global Lebih Mengancam Ekonomi Asia Dibanding Tarif Trump
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
13 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
14 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved