Inpex siap kembangkan ladang Abadi di Blok Masela

Rabu, 20 Maret 2013 - 13:58 WIB
Inpex siap kembangkan...
Inpex siap kembangkan ladang Abadi di Blok Masela
A A A
Sindonews.com - Perusahaan minyak asal Jepang, Inpex berencana melakukan pengembangan lebih lanjut ladang Abadi di Blok Masela dan akan mengebor ladang Berkat yang terletak di sebelah barat ladang Abadi di Blok Masela pada Juni 2013. Pengembangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dan sisanya diimpor ke Jepang.

"Pemerintah Jepang akan memberikan exploration fund untuk pengembangan Blok Masela karena blok tersebut sangat penting bagi pasokan gas domestik Indonesia," Ujar Vice President Corporate Strategy Inpex, Nico Muhyiddin dalam Rapat kerja pimpinan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dengan direksi Inpex di Jakarta, Rabu (20/3/2013).

Nico mengatakan, bahwa pengembangan ladang Berkat di blok Masela akan menggunakan teknologi terbarukan yaitu Floating Liquefield Natural Gas (FLNG).

"Sehingga akan memacu produksi kita dengan sistem offloading-nya side by side, serta menggunakan teknologi mutakhir dan menggunakan storage LNG berdimensi 385 Meter lebar 83 m menggabungkan dua teknologi FPSO (Floating Production Storage and Offloading) dan Onshore LNG production. Kira-kira besarnya tiga setengah kali lapangan bola," kata Nico.

Menurutnya, pengembangan ini memakan biaya sebesar USD549 juta dan dimulai pada kuartal pertama 2013 sampai kuartal pertama 2014. "Drilling sendiri pada Juni 2013 sampai kuartal kedua 2014. Berita baiknya, peralatan drilling sudah secure sehingga kita tinggal melakukan drilling," tandanya.

"Amdalnya sendiri sudah kita lakukakn dari tahun kemarin, namun studi ESIA (Environment And Social Impact Assesment) belum disetujui SKK Migas," tandas Nico.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
16 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
23 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
46 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved