Calon investor DIY trauma maraknya investasi bodong

Rabu, 20 Maret 2013 - 17:47 WIB
Calon investor DIY trauma...
Calon investor DIY trauma maraknya investasi bodong
A A A
Sindonews.com - Maraknya kasus penipuan berkedok investasi bodong, telah merepotkan perusahaan valas, saham dan pasar modal. Mereka menjadi sulit mendapatkan nasabah baru. Butuh proses lebih lama untuk meyakinkan calon nasabah.

Senior Manager PT Valbury Asia Futures Yogyakarta, Pamungkas mengatakan, kasus investasi bodong membuat Image dan persepsi masyarakat menjadi keliru dalam mengartikan investasi berjangka.

Mereka berpandangan subyektif dan menilai semua investasi ini selalu berkedok penipuan. Akibatnya, ada penurunan terhadap minat calon investor hingga mencapai 50 persen. Calon investor menjadi berpikir ulang untuk melakukan investasi dan menyertakan sahamnya.

“Kita yang terkena dampaknya, padahal kita benar-benar professional dan tidak pernah ada yang melakukan penipuan,” jelasnya di Yogyakarta, Rabu (20/3/2013).

Selama ini, kasus investasi bodong selalu menggunakan komoditas emas. Calon nasabah diberikan iming-iming atau janji yang menggiurkan. Mulai dari keuntungan yang diperoleh bulanan, bonus emas, hingga tawaran yang menggiurkan lainnya.

Janji seperti inilah harus diwaspadai, karena investasi yang murni tidak pernah memberikan iming-iming yang menggiurkan. Justru keuntungan akan diperoleh investor yang melakukan transaksi, bukan secara bulanan. Tidak sedikit, bonus ini diberikan pada bulan pertama hingga ketiga untuk meyakinkan nasabah.

“Agar tidak tertipu, nasabah harus mengecek legalitas perusahaan, izin operasional dan pengawasan dari lembaga keuangan dan pemerintah,” ujarnya.

Vice presiden PT Valbury Asia Futures Yogyakarta, Roy Peterson menambahkan, untuk menghindari aksi penipuan berkedok investasi ini, perusahaannya siap memberikan edukasi kepada masyarakat dan calon investor.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
10 menit yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
53 menit yang lalu
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
1 jam yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
11 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
11 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved