Hanya 30 minimarket di Surabaya mengajukan IMB

Kamis, 21 Maret 2013 - 14:28 WIB
Hanya 30 minimarket...
Hanya 30 minimarket di Surabaya mengajukan IMB
A A A
Sindonews.com - Pemkot Surabaya dituntut lebih jeli dalam menertibkan minimarket yang kini menjamur di Kota Pahlawan. Ironisnya, dari 1.035 minimarket yang tersebar di berbagai wilayah, baru 30 minimarket yang mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB).

Sementara ribuan minimarket yang sudah beroperasi lama tak pernah memiliki izin usaha toko modern (IUTM) dan IMB. Parahnya, keberadaan minimarket itu mematikan toko tradisional yang hampir ada di tiap kawasan di Surabaya.

Aturan tak tegas dari pemkot berupa peraturan daerah (Perda) tentang keberadaan minimarket benar-benar dimanfaatkan pengusaha toko modern untuk terus menambah jumlah gerainya. Dalam tempo 1-2 tahun terakhir jumlahnya sudah berlipat-lipat dan tanpa mempedulikan jarak antar minimarket dan kedekatannya dengan pasar tradisonal.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji menuturkanan, selama setahun terakhir saat dia menjabat di dinasnya itu baru 30 pemilik minimarket yang mengajukan IMB. Kalau melihat itu, maka bisa dipastikan di Surabaya banyak mini market yang tidak memiliki IMB. Padahal IMB ini sebagai dasar dibuatnya Perda IUTM.

Sebelum mengajukan IMB, pemilik minimarket harus memiliki kajian sosial dan ekonomi. Baru kalau kajian itu tuntas, mereka bisa mengajukan IMB. “Jadi tak banyak yang mengajukan, padahal biaya untuk mengajukan IMB tak mahal,” ujar Agus di Surabaya, Kamis (21/3/2013).

Kalau pemilik minimarket memiliki kelengkapan seperti bukti kepemilikan tanah atau sewa-menyewa bisa langsung mengajukan IMB. Tapi kalau dalam kajiannya sosial dan ekonomi tak lolos, mereka tentunya tak bisa memperoleh IMB.

Dalam kajian sosial dan ekonomi, para pemilik minimarket akan diperiksa tentang kelayakan usaha di tempat tersebut. Kalau memang di sepanjang jalan tersebut sudah banyak toko yang serupa atau ada toko tradisional, maka kajiannya tak bisa dilakukan. “Berarti ada yang tak memenuhi syarat, makanya tak ada yang mengajukan IMB,” jelasnya.

DCKTR sendiri, lanjut Agus, sudah memberikan beberapa rekomendasi ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan. Bahkan, pihaknya juga bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) untuk memantau minimarket itu.

“Saking banyaknya tak mungkin Satpol PP menutup semua. Jadi tetap dilakukan secara bertahap, jadi rekomendasi dari kami (DCKTR) nanti diteruskan Satpol PP,” ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jebol Dinding Minimarket...
Jebol Dinding Minimarket di Sukabumi, Pencuri Gasak Berbagai Jenis Rokok
Pembobolan 5 Minimarket...
Pembobolan 5 Minimarket di Jaktim, Polisi: Diduga Pelakunya Sama
Hilangkan Jejak, Pembobol...
Hilangkan Jejak, Pembobol Minimarket di Bekasi Gasak Perangkat CCTV
Bobol Minimarket di...
Bobol Minimarket di Bekasi, Pencuri Ini Cuma Ambil Celana Dalam dan Rokok
2 Perampok Bersenpi...
2 Perampok Bersenpi Gasak Minimarket di Jaktim, Rp55 Juta Melayang
Bobol Minimarket, Maling...
Bobol Minimarket, Maling Bawa Kabur Uang Rp87 Juta
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
3 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
4 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
4 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
5 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved