Dirjen pajak berharap WP 2013 capai 9 juta
Kamis, 21 Maret 2013 - 16:28 WIB
Dirjen pajak berharap WP 2013 capai 9 juta
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Fuad Rahmany mengharapkan 2013 ini ada kenaikan penerimaan pajak pribadi dari tahun sebelumnya.
"Pribadi kita harapkan 9 juta Wajib Pajak (WP) karena pada tahun lalu kan sebesar 8,8 juta orang. Kita harapkan tahun ini bisa lebih," ujarnya usai Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun pajak 2012 oleh Presiden, Wakil Presiden, Ketua Lembaga Tinggi Negara dan seluruh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu di Kemeterian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dana APBN 2013 telah ditingkatkan menjadi Rp1.529 triliun, dan dari total itu sumbangsih penerimaan pajak sebesar Rp1.193 triliun atau prosentasenya 77,98 persen. "Betapa pentingnya karena prosentase besar itu berasal dari penerimaan dalam negeri," ujar SBY di acara yang sama.
Presiden juga menetapkan belanja negara sebesar Rp1.683 triliun dan masih ada kekurangan sebesar Rp153 triliun atau 1,6 persen dari anggaran belanja negara. Oleh karena itu, dia mengimbau agar target penerimaan negara jangan meleset dari target karena akan merubah perhitungan di akhir tahun nanti.
"Saya mengingatkan hal ini bukan hanya kepada Menkeu, tapi untuk semua wajib pajak termasuk kalangan dunia usaha. Marilah kita cegah penyimpangan dalam pengelolaan pajak. Wajib pajak harus patuh, sedangkan petugas pajak jangan sampai ada kolusi dengan wajib pajak," tandas Fuad.
"Pribadi kita harapkan 9 juta Wajib Pajak (WP) karena pada tahun lalu kan sebesar 8,8 juta orang. Kita harapkan tahun ini bisa lebih," ujarnya usai Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun pajak 2012 oleh Presiden, Wakil Presiden, Ketua Lembaga Tinggi Negara dan seluruh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu di Kemeterian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dana APBN 2013 telah ditingkatkan menjadi Rp1.529 triliun, dan dari total itu sumbangsih penerimaan pajak sebesar Rp1.193 triliun atau prosentasenya 77,98 persen. "Betapa pentingnya karena prosentase besar itu berasal dari penerimaan dalam negeri," ujar SBY di acara yang sama.
Presiden juga menetapkan belanja negara sebesar Rp1.683 triliun dan masih ada kekurangan sebesar Rp153 triliun atau 1,6 persen dari anggaran belanja negara. Oleh karena itu, dia mengimbau agar target penerimaan negara jangan meleset dari target karena akan merubah perhitungan di akhir tahun nanti.
"Saya mengingatkan hal ini bukan hanya kepada Menkeu, tapi untuk semua wajib pajak termasuk kalangan dunia usaha. Marilah kita cegah penyimpangan dalam pengelolaan pajak. Wajib pajak harus patuh, sedangkan petugas pajak jangan sampai ada kolusi dengan wajib pajak," tandas Fuad.
(gpr)
Lihat Juga :