ECB tetapkan batas waktu nasib bailout Siprus Senin

Kamis, 21 Maret 2013 - 17:13 WIB
ECB tetapkan batas waktu...
ECB tetapkan batas waktu nasib bailout Siprus Senin
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Eropa (ECB) menetapkan batas waktu persetujuan bailout Siprus hingga Senin (25/3/2013) pekan depan. Mereka mengancam akan memotong dana bantuan jika program tidak sesuai tuntutan Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) .

Dilansir Reuters, Kamis (21/3/2013), keputusan Dewan Pemerintahan ECB diumumkan hari ini untuk memberikan kesempatan terakhir kepada Siprus menyetujui bailout yang telah ditetapkan akhir pekan lalu, atau menyerah pada krisis keuangan.

Siprus telah menghadapi prospek kebangkrutan sejak Selasa, 19 Maret lalu, setelah parlemen dengan suara bulat menentang retribusi deposito bank untuk mencapai target pendapatan 5,8 miliar euro (USD7,5 miliar euro) guna penyelamatan dana bailout sebesar 10 miliar euro (USD13 miliar).

Peran ECB sangat penting karena menguasai penyediaan dana bank sentral untuk bank Siprus - sumber kehidupan yang tanpa sektor keuangan pulau itu tidak dapat berfungsi dengan baik.

Obligasi Siprus tidak memenuhi syarat untuk digunakan sebagai jaminan operasi refinancing ECB karena rendahnya peringkat kredit mereka. ECB berhenti menerima obligasi pemerintah Siprus sebagai jaminan pada Juni 2012, yang membuat bank-bank di negara tersebut lebih sulit berpartisipasi dalam operasi ECB biasa.

Pinjaman darurat lebih mudah tersedia, namun Dewan Pemerintahan ECB harus menyetujui ketentuan Bantuan Likuiditas Darurat (ELA).

"Dewan Pimpinan Bank Sentral Eropa memutuskan untuk mempertahankan Bantuan Likuiditas Darurat (ELA) sampai Senin, 25 Maret 2013," tegas ECB.

Bank Siprus sangat bergantung pada ELA sebagai sumber pendanaan. Pada akhir Januari lalu, mereka telah mengambil sekitar 9,1 miliar euro dari bank sentral negara.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 23 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved